Misi TMC di Riau Berakhir

Redaksi Redaksi
Misi TMC di Riau Berakhir
Ilustrasi.(Foto: Ist)

PEKANBARU- Tekhnologi Modifikasi Cuaca (TMC) dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sudah melaksanakan tugasnya di Riau.Misi rekayasa cuaca hujan buatan berlangsung selama 12 hari. Terhitung 10 hingga 21 Agustus lalu.

"Sudah berakhir terhitung 10 sampai 21 Agustus kemarin," kata Kepala Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edy Afrizal melalui Kepala Bidang Kedaruratan, Jim Ghafur, Selasa kemarin.

Total garam yang disemai sebanyak 15 ton. Penyemaian menggunakan pesawat Cassa, dilakukanmerata di kabupaten kota di Riau.

Salah satu misi TMC dari BRIN ini melakukan hujan buatan untuk memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Penyaguan, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Hasilnya, Karhutla berhasil dijinakkan, ditambah kegigihan tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, TNI, Polri termasuk Masyarakat Peduli Api (MPA) di lokasi.

Selain itu, dua heli water bombing juga dikerahkan ke titik lokasi. Air untuk memadamkam api disuplai dari kanal yang terdapat di sekitaran titik api.

Selama pelaksanaan misi hujan buatan, didukung oleh TNI-AU dari Lanud Roesmin Nurjadin. Pesawat Cassa tersebut kini sudah kembali ke Malang.(mr)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini