Canggih! Empat Mahasiswa UI Bikin Alat Pengukur Risiko Penyakit Diabetes & Jantung

Redaksi Redaksi
Canggih! Empat Mahasiswa UI Bikin Alat Pengukur Risiko Penyakit Diabetes & Jantung
Foto: Istimewa
Universitas Indonesia.

DEPOK - Mahasiswa Indonesia terus menciptakan inovasi di berbagai bidang. Salah satu bidang yang sedang gencar dilakukan oleh para mahasiswa ini yakni di bidang medis.

Seperti yang sedang dilakukan oleh empat mahasiswa Universitas Indonesia (UI). Mereka menciptakan sebuah perangkat untuk mengukur risiko penyakit jantung koroner dan diabetes dengan teknologi real time.

Perangkat tersebut dinamai Cardium. "Alat ini merupakan hasil karya empat mahasiswa UI yaitu Zackie Alfian Rizaldy, Zackie Alfian Rizaldy, Albertus Hendra, dan Arief Purnama M," kata Kepala Humas dan KIP UI Rifelly Dewi Astuti baru-baru ini.

Ia menjelaskan, inovasi tersebut diciptakan mengingat betapa pentingnya perhitungan risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler dan diabetes.

Pengukuran tersebut, kata dia, merupakan salah satu langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas bahayanya dua penyakit tersebut serta mengoptimalkan layanan kesehatan bagi penderitanya.

Alat besutan mahasiswa UI tersebut, lanjut dia, dilengkapi dengan pengukur tekanan darah, nilai gula darah, dan mikrokontroler arduino.

Alat ini diharapkan mampu mendiagnosis penyakit diabetes dan kardiovaskuler sehingga dapat membuat  penderita cepat-cepat untuk merujuk ke rumah sakit atau ke fasilitas kesehatan lainnya.

"(Alat ini) diharapkan mampu membantu petugas kesehatan di Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular)," imbuhnya.

Para mahasiswa ini juga berharap Cardium garapannya bisa menjadi salah satu solusi bagi masyarakat Indonesia di dalam memenuhi peralatan kesehatan yang praktis, ergonomis, ekonomis, dan dengan metode pengukuran terstandarisasi, sehingga berpotensi untuk mendukung program kesehatan nasional.

Seperti diketahui penyakit kardiovaskuler dan diabetes merupakan salah satu penyebab kematian di Indonesia yaitu sebesar 37 persen untuk penyakit jantung. Sementara penyakit diabetes memakan korban sebesar 6 persen.

(sus/okezone)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini