Sedang Siaran Langsung di TV, Perempuan Brasil Dijambret

Redaksi Redaksi
Sedang Siaran Langsung di TV, Perempuan Brasil Dijambret
Foto: Daily Mail
Penjambretan di televisi
RIO DE JANEIRO - Seorang wanita dijambret ketika sedang diwawancara langsung sebuah acara TV. Ironisnya, perempuan itu tengah diwawancara tentang tingkat kejahatan yang tinggi di Rio de Janeiro, Brasil.

Wanita yang tidak disebutkan namanya ini mengeluh tentang kurangnya polisi yang berpatroli saat siang hari di kota Rio de Janeiro. Di saat bersamaan seorang pencuri mencoba untuk merebut kalung emas dari lehernya. Demikian diberitakan Daily Mail, Jumat (11/4/2014).

Sang penjambret ini memutuskan kalung emas dari leher wanita itu sebelum dia melarikan diri di tengah jalanan yang sibuk. Reporter RJTV yang bertugas memwawancara wanita itu berupaya untuk mengejar penjambret tersebut, namun aksi pengejaran itu gagal karena sang penjambret lari dengan sangat cepat.

Rio de Janeiro adalah kota yang dikenal di seluruh dunia untuk tingkat kejahatan yang tinggi, terutama kejahatan yang dilakukan anggota geng dan kejahatan narkoba sering terjadi di sana.

Pada bulan Agustus tahun lalu saja ada 406 kasus pembunuhan di kota Rio de Janeiro dan kota sekitarnya, tingkat kejahatan meningkat sebanyak 40 persen pada tahun sebelumnya.

Ada juga 629 kasus perampokan di angkutan umum pada Agustus, sementara jumlah kasus perampokan juga melonjak hampir 40 persen. Video ini akan berfungsi sebagai peringatan bagi penggemar sepak bola yang akan bepergian ke kota ini untuk menyaksikan Piala Dunia agar semakin waspada.

Baru-baru ini tentara bersenjata didukung oleh helikopter dan kendaraan lapis baja menyerbu salah satu kota terbesar di Brasil, Complexo da Mare, dalam upaya percobaan bersih-bersih menjelang kompetisi olahraga Piala Dunia.

Sekitar 1.400 tentara dan polisi berpatroli di jalan-jalan untuk menangani kekerasan geng di daerah miskin tersebut.

(faj/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini