Palestina Gembira Sharon Meninggal

Redaksi Redaksi
Palestina Gembira Sharon Meninggal
Foto: Reuters
YERUSALEM - Kelompok Hamas Palestina mengaku gembira usai mendengar mantan Perdana Menteri (PM) Israel Ariel Sharon meninggal dunia. Sharon dikenal sebagai sosok pembantai pengungsi Palestina.

"Rakyat kami secara ekstrim sangat gembira atas kematiannya (Sharon) karena darah kami berada di tangan dia dan juga darah pemimpin kami," tegas juru bicara Hamas, Sami Abu Zurhi, seperti dilansir Reuters, Sabtu (11/1/2014).

Pasukan Hamas aktivitas politiknya naik seiring dengan invasi Israel ke negeri itu. Hamas pun menunjukkan kebenciannya terhadap Sharon dengan jelas.

"Kami lebih percaya diri dengan kejayaan kami setelah jatuhnya tiran (Sharon) itu," tambah dia.

Sekadar informasi, Sharon sebelumnya dirawat di rumah sakit (RS) Sheba, pinggiran kota Tel Aviv. Di tempat itu pula Sharon menutup mata. Sejak satu minggu terakhir, kondisi Sharon terus memburuk.

Pada Kamis, 9 Januari 2014 tim medis yang menangani Sharon menyebut eks pimpinan Partai Likud ini berada dalam kondisi kritis.

(ade/Okezone)



Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini