Muslim Australia tak Terlindung dari Diskriminasi

Redaksi Redaksi
Muslim Australia tak Terlindung dari Diskriminasi
theage.com.au
Muslim Australia
MELBOURNE -- Pakar urusan hukum dan etnis mengimbau Pemerintah Australia menyelidiki cara terbaik melindungi komunitas Muslim Australia dari diskriminasi.

Desakan itu muncul setelah sebuah laporan- yang mengkaji 40 tahun Undang-Undang Diskriminasi Rasial menyoroti Muslim Australia memiliki perlindungan terbatas di bawah Undang-Undang tersebut.

Laporan yang diterbitkan, Kamis (5/11) oleh Komisi Hak Asasi Manusia Australia mengungkap sejumlah insiden yang ditemukan lembaga Islamophobia Register yang merupakan wadah bagi warga Muslim untuk melaporkan kasus diskriminasi yang mereka alami.

Setahun belakangan, pendiri lembaga tersebut Mariam Veiszadeh telah mendokumentasikan kasus diskriminasi dan fitnah anti-Muslim.

"Ibu dengan kereta bayi di jalan dilecehkan dan pada satu kesempatan di awal tahun, kami mendengar tentang seorang ibu dalam situasi di mana kereta dorong bayinya benar-benar ditendang oleh seorang pria yang menunjukkan tindakan anti-Islam padanya," ungkap Mariam.

Laporan komisi itu telah menemukan Muslim Australia menghadapi pelecehan dan diskriminasi terus-menerus dan hal itu telah meningkat sejak insiden penyanderaan di Sydney tahun lalu.

"Seperti halnya apakah kejadian itu rutin terjadi sehari-hari, ia sulit dilacak karena kami masih punya masalah besar yang belum dilaporkan. Jadi saya kira apa yang kami lihat adalah gambaran singkat karena masih adanya masalah yang tidak dilaporkan," ujar Mariam.

Laporan tersebut juga menyoroti Muslim Australia memiliki perlindungan terbatas karena UU mencakup ras ketimbang identitas agama.(ROL)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini