Irlandia, Negara Terbaik di Dunia

Redaksi Redaksi
Irlandia, Negara Terbaik di Dunia
Foto: Dailymail
Irlandia terbaik di dunia
MENURUT survei baru yang mengukur kontribusi 125 negara pada planet dan kemanusiaan, Irlandia dinobatkan sebagai negara terbaik di dunia. Diikuti oleh Finlandia, Swiss, Belanda, Selandia Baru, Swedia, Inggris, Norwegia, Denmark, dan Belgia. 
The Good Country Index dibuat oleh penasihat kebijakan Simon Anholt menganalisa 35 jenis data dari PBB, Bank Dunia, dan organisasi internasional lainnya dan LSM. Poin yang dinilai termasuk informasi seperti kebebasan pers, jumlah pengungsi, jumlah senjata yang diekspor, dan jumlah pemenang Hadiah Nobel.
 
Negara-negara tersebut kemudian diperingkatkan menurut kontribusi mereka terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi, budaya, perdamaian dan keamanan internasional, tatanan dunia, planet dan iklim, kesejahteraan dan kesetaraan, dan kesehatan dan kesejahteraan umat manusia.
 
Tak mengejutkan, Irak, Libya, dan Vietnam adalah negara-negara yang paling tidak memberikan kontribusi bagi kebaikan global. Wilayah Nordik membuat kontribusi kolektif untuk kemanusiaan dan planet yang baik, sementara Amerika Serikat ada di peringkat ke-21 karena catatan buruk dalam hal Keamanan dan Perdamaian Internasional.
 
Di luar Eropa Barat dan negara berbahasa Inggris, negara dengan peringkat tertinggi adalah Kosta Rika (22) dan Chile (24). Sedangkan negara Afrika yang berkontribusi paling besar terhadap planet ini adalah Kenya (26), satu-satunya negara di benua Afrika yang masuk 30 besar.
 
Dari 10 besar, Inggris paling unggul dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi sedangkan Belgia terdepan dalam kontribusi budaya. Rusia ada di peringkat ke-95, India berhasil sampai ke tempat ke-81, sedangkan Tiongkok ada di urutan ke-107.
 
Anholt mengatakan survei ini tidak dimaksudkan membuat malu suatu bangsa atau untuk memberikan penilaian moral, tetapi untuk membuat setiap negara terlibat dalam wacana peran negara dalam konteks global.
 
"Ide dari Index Negara Baik (Good Country Index) cukup sederhana, untuk mengukur kontribusi masing-masing negara di dunia terhadap kebaikan bersama umat manusia dan apa yang dibutuhkan," jelasnya, seperti dilansir Dailymail.
(tty)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini