Astaga! Badai Irma Rusak Bangunan Penjara, Ratusan Narapidana Melarikan Diri

Redaksi Redaksi
Astaga! Badai Irma Rusak Bangunan Penjara, Ratusan Narapidana Melarikan Diri
(Foto: PA)
Badai Irma rusak banguan penjara di Kepulauan Virgin, Inggris.

VIRGIN - Terjangan Badai Irma yang membuat sebagian orang sengsara nyatanya membuat sebagian lainnya merasa beruntung. Sayangnya keberuntungan ini diterima oleh para narapidana yang tidak bertanggung jawab.

Lebih dari 100 narapidana di Kepulauan Virgin dilaporkan memanfaatkan bencana Badai Irma untuk melarikan diri. Badai Irma diketahui telah menyebabkan bangunan penjara di sana rusak dan hal inilah yang kemudian dimaanfaatkan narapidana untuk melarikan diri.

Berdasarkan laporan Sky News, narapidana yang melarikan diri diperkirakan berjumlah 100 sampai dengan 120 orang. Sebagaimana dilansir dari Metro, Minggu (10/9/2017), jumlah pasti narapidana yang melarikan diri masih belum bisa dikonfirmasi oleh pihak berwenang. 

Sebagaimana diberitakan, terjangan Badai Irma menghantam beberapa wilayah di antaranya yaitu Kepulauan Karibia, Kepulauan Leeward, Puerto Riko, Republik Dominika, Haiti, Bahamas dan Amerika Serikat (AS). Kini setelah memporak-porandakan Karibia, Badai Irma akhirnya mendarat di AS.

Badai Irma sendiri sedikitnya menewaskan 21 orang di Kepulauan Karibia. Selain puluhan korban jiwa, Badai Irma juga membuat ribuan orang kehilangan tempat tinggal. Badai dengan kecepatan 250 kilometer (km) per jam menyebabkan penetapan status darurat dan munculnya perintah evakuasi. 

Status darurat telah diumumkan untuk wilayah FLorida, Georgia, Alabama, South Carolina, North Carolina dan Virginia menjelang datangnya badai kategori 5 tersebut. Sebagaimana diberitakan, sekira 5,6 juta orang keluar dari Florida dalam upaya evakuasi besar-besaran menjelang hantaman badai Irma.

Gubernur Florida, Rick Scott, telah membuka semua ruas jalan tol untuk memudahkan proses evakuasi dan pemberian bantuan darurat kepada para penduduk. Semua sekolah dan kantor manajemen di Florida juga ditutup sejak Senin 4 September.

(war/okezone)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini