Tim Gabungan Tindak Kapal Gunakan Pukat Harimau di Perairan Riau

Redaksi Redaksi
Tim Gabungan Tindak Kapal Gunakan Pukat Harimau di Perairan Riau
istimewa

"Apabila tidak diindahkan, maka akan kita proses sesuai peraturan perundang-undangan," tegas Fanloven.

Selain beroperasi di laut, tim gabungan sebut Fanloven, juga melakukan pengawasan didarat. Dengan mencross check data kapal yang ada, seperti kapal yang sudah dijual dan atau sudah lapuk.

"Contoh kasus ini kami temukan di Kecamatan Sinaboi. Dimana pemilik kapal sudah menjual kapalnya kepada nelayan di Panipahan dan tidak melaporkan ke DKP Provinsi Riau," ungkap Fanloven.

Selain itu, pihaknya juga menemukan satu kapal yang tidak beroperasi lagi. Karena kondisinya sudah sangat lapuk.

"Hal ini ditemukan di Panipahan, ada satu kapal tidak beroperasi lagi karena sudah lapuk," jelas Fanloven.

Dari rangkaian pemeriksaan Kapal ini, pihaknya mendata jumlahnya berdasarkan lokasi sebagai berikut : 1 Kapal di Kecamatan Sinaboi, 7 Kapal di Perairan Pulau Halang, 8 Kapal di Perairan Panipahan.

Selanjutnya, 2 Kapal di Perairan Pulau Jemur, 3 Kapal di Perairan Selat Malaka dan 2 Kapal di Rupat Utara.

"Sedangkan untuk kapal yang diperiksa didarat totalnya ada 7. Sehingga jumlah kapal yang diperiksa ada 30 unit," jelas Fanloven.

Dari kegiatan ini, pihaknya menyimpulkan berdasarkan hasil pemeriksaan kepada Pemilik/Kapten Kapal, masih banyak pemilik kapal yang membandel tidak memperpanjang izin.

"Atas kelalaiannya mereka telah melanggar Pasal 35 Jo Pasal 8 Perda No 5 Tahun 2017 Tentang Izin Usaha Perikanan Tangkap dengan ancaman pidana kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah)," ungkap Fanloven.

"Kedepan kami juga mengajak OPD di Provinsi Riau yang memiliki Perda Provinsi Riau. Khususnya PAD dan Perda Memuat Sanksi, agar tertib dan maksimalnya Perda yang dibuat oleh Pemerintah tersebut," pungkasnya. (MCR)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini