Wakapolda: Sabu-sabu Diduga Banyak Masuk Dari Malaysia

Redaksi Redaksi
Wakapolda: Sabu-sabu Diduga Banyak Masuk Dari Malaysia
vila/riaueditor.com
PEKANBARU, riaueditor.com- Narkoba jenis sabu-sabu kini sudah merebak masuk ke wilayah Riau dan diduga barang haram tersebut datang dari Malaysia.

Wakapolda Riau, Kombes Pol Abdul Gafur mengatakan, pihak kepolisian daerah (Polda) Riau khususnya Direktorat Narkoba (Ditnarkoba) akan terus memerangi perdagangan narkoba.

"Saat ini sudah ada seberat 1,3 kilogram sabu-sabu yang diamankan dari dua tersangka NA (31) dan J (39). Jumlah sabu-sabu tersebut merupakan hasil pengembangan dari anggota ditnarkoba Polda Riau," ujar Wakapolda Riau, Kombes Pol Abdul Gafur kepada sejumlah wartawan, Senin (5/5) saat ekspos penangkapan sabu-sabu di Ditnarkoba Polda Riau, Jalan Borobudur, Pekanbaru.

Kemudian, lanjut Wakapolda Riau, dari hasil pengembangan itu diduga barang haram sabu-sabu tersebut berasal dari malaysia.

"Dan kasus tersebut tetap dikembangkan karena kita tahu bahwa narkoba khususnya sabu-sabu merupakan pidana yang masuk ekstra category crime case atau kategori kasus kriminal ekstra.

Dari mengkonsumsi sabu-sabu itu maka  dampak yang timbul dari narkoba jenis sabu-sabu tersebut bisa berpengaruh luar biasa pada kejiwaan atau mental dan kesehatan diri sendiri," jelas Kombes Pol Abdul Gafur yang didampingi Dirnarkoba Polda Riau, Kombes Pol Hermansyah.

Oleh karena itu, lanjut Abdul Gafur, Polda Riau melalui ditnarkoba akan meningkatkan penyelidikan.

"Kami akan meminimalisir semaksimal mungkin agar narkoba atau sabu-sabu tidak ada lagi masuk ke Riau,"terangnya.

Ditambahkan Wakapolda Riau, sabu-sabu tersebut bisa masuk ke riau ini menggunakan jasa orang pribumi dan juga termasuk dalam modus ekonomi melalui jalur laut dan darat di Duri.

"Kedua tersangka yang berhasil kami amankan itu dalam memasarkan sabu-sabu tersebut menggunakan bungkus milo yang sudah ditata rapi yang tujuannya untuk mengelabui petugas. Namun aksi kedua tersangka tersebut berhasil kami gagalkan. Dan lagi di Riau khususnya Pekanbaru banyak pelabuhan-pelabuhan 'tikus' yang memudahkan masuknya barang haram tersebut dari luar ke Riau,"pungkasnya.

Sementara itu masih ditempat yang sama, Dirnarkoba Polda Riau, Kombes Pol Hermansyah kepada riaueditor.com menambahkan, satu tersangka kabur dan sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Ada satu orang yang kabur dan sudah masuk dalam DPO kepolisian dengan inisial AN," tutupnya.(vila)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini