Polsek Tampan Kesulitan Ungkap Pelaku Perampokan Emas

Redaksi Redaksi
Polsek Tampan Kesulitan Ungkap Pelaku Perampokan Emas
Kapolsek Tampan, Kompol Suparman
PEKANBARU, Riaueditor.com- Kasus perampokan emas seberat 1,7 Kg senilai Rp 600 juta yang terjadi dirumah pedagang emas di Jalan Purwodadi, Kecamatan Tampan pada Kamis (2/10) siang, sekitar pukul 12.35 WIB beberapa waktu lalu, hingga kini belum juga terungkap. Padahal pihak Polsek Tampan telah memeriksa beberapa saksi terkait peristiwa itu.

Kapolsek Tampan, Kompol Suparman mengatakan, hingga kini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan guna memburu pelaku perampokan bersenpi yang di duga berjumlah empat orang dan menggunakan dua sepeda motor. Namun, pihaknya masih minim informasi, saksi serta alat bukti.

"Mungkin minim informasi. Bisa juga minim saksi dan bukti-bukti yang di TKP, terkait sidik jari dan sebagainya. Apalagi keempat pelaku menggunakan helm," terangnya.

Selain minimnya saksi yang kami dapat dilapangan, lanjutnya, anggota dilapangan juga mengalami kesulitan untuk melacak keberadaan para pelaku melalui Informasi dan Teknologi (IT), dikarena pelaku usai membawa kabur handphone milik korban, selanjutnya dibuang dan kami hanya bisa mendapatkan posisi telepon seluler yang dibuang disalah satu lokasi,"kata Suparman.

"Pun demikian kita optimis untuk dapat ungkap kasus ini dan dapat menangkap para pelaku perampokan tersebut, setelah ciri-ciri beberapa pelaku telah kita kantongi. Kita akan tetap terus melakukan penyelidikan dan pengejaran, yang mana dalam hal ini kita juga dibantu dari pihak Satreskrim Polresta Pekanbaru dan beberapa orang personil Jatanras Polda Riau," tutup Kapolsekta Sektor Tampan, Kompol Suparman.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bahwa aksi pencurian dengan kekerasan (curas) dengan menggunakan senjata api kembali terjadi di Jalan Purwodadi Ujung, Kecamatan Tampan, di rumah salah seorang pedagang emas bernama Ali Unan (47), Kamis (2/10) siang sekira pukul 12.35 WIB.

Saat itu korban bersama Syafrizal (45), temannya sedang melebur emas untuk dimurnikan. Tiba-tiba korban didatangi oleh empat orang laki-laki yang tidak dikenalnya sambil langsung menodongkan senjata api. Selanjutnya kawanan perampok itu berhasil mengasak emas yang diperkirakan seberat 1,7 Kg senilai Rp600 juta.(dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini