Polisi Sekat Akses Masuk Kota Pekanbaru, Mudik dan Alasan Belanja Baju Baru Putar Balik

Redaksi Redaksi
Polisi Sekat Akses Masuk Kota Pekanbaru, Mudik dan Alasan Belanja Baju Baru Putar Balik
riaueditor

PEKANBARU, riaueditor.com - Kepolisian menutup akses masuk ke wilayah Kota Pekanbaru sebelum dan setelah masa larangan mudik hari raya Idul Fitri untuk mencegah wabah Coronavirus disease 2019 (Covid-19) yang kembali meningkat beberapa bulan terakhir. 


Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H Nandang Mukmin Wijaya mengatakan penutupan semata-mata membatasi akses masyarakat memasuki Kota Pekanbaru. 


"Ini dilakukan untuk mencegah adanya kerumunan masyarakat dalam menangani penyebaran Covid-19," ujar Nandang, Rabu (28/4/2021).


Ia mengatakan menyusul larangan mudik oleh pemerintah pihaknya telah membangun empat pos penyekatan dititik-titik masuk Kota Pekanbaru dan dimulai pada 12 April 2021 kemarin. 


Empat titik penyekatan menuju jalur masuk Kota Pekanbaru itu berada di Kulim, Garuda Sakti, Rumbai dan Kubang. Seluruh aktivitas warga yang berkaitan dengan mudik akan disetop hingga diminta putar balik, termasuk dari Kabupaten lain yang hendak berbelanja juga disuruh putar balik. 


"Pintu-pintu masuk ini kuncinya. Bukan hanya mudik, orang dari kabupaten lain di Riau Siak yang hendak ke Pekanbaru kita suruh putar balik. beralasan mau beli baju lebaran, tidak ada itu, kita sterilkan di Pekanbaru ini, pokoknya kita tidak terima pemudik," tegasnya. 


Masih kata Nandang, pihaknya telah melakukan himbauan dan sosialisasi terkait larangan mudik dari pintu ke pintu. Upaya ini, dinilai lebih efektif untuk mencegah tidak melakukan mudik.


"Bukan penyekatan saja, para Bhabinkamtibmas dan Kapolsek jajaran sudah berjalan untuk menyampaikan larangan mudik dari rumah ke rumah warga," kata Nandang. 


Selain itu, patroli juga diberlakukan di pusat kota yang rawan terjadinya masyarakat berkumpul. Sehingga, kata dia, diharapkan pada malam hari tidak ada masyarakat yang keluar tanpa keperluan penting.


Dengan adanya penutupan tersebut, ia berharap masyarakat semakin disiplin dan waspada menghadapi Covid-19.


"Yang jelas larangan mudik dari pemerintah akan kita sikapi, kita sekat semua. Kita tegaskan lagi tidak ada mudik maupun modus jalan-jalan, ini demi keselamatan masyarakat semua, keselamatan rakyat lebih utama," jelas Nandang.  (R11)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini