Maling Motor Spesialis Parkiran Mesjid Ditangkap Polisi

Redaksi Redaksi
Maling Motor Spesialis Parkiran Mesjid Ditangkap Polisi
Toni (30), pencuri motor spesialis parkiran mesjid.

PEKANBARU, Riaueditor.com-Unit Reserse dan kriminal Polsek Tampan berhasil meringkus seorang pelaku kompolotan spesialis pencurian sepeda motor yang kerap beraksi di wilayah Kampar dan Pekanbaru. Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 7 unit sepeda motor. Barang curian itu digondol pelaku dari lokasi parkiran halaman mesjid.


"Modus pelaku merusak kunci kontak sepeda motor korbannya dengan menggunakan kunci T dan kerap beraksi diparkiran halaman mesjid," kata Kapolsek Tampan Kompol Suparman kepada Riaueditor melalui Kanit Reskrim Iptu Herman Pelani, Selasa (04/11) siang.


Pelaku bernama Toni (28), buruh sawit di Jalan Garuda Sakti KM 16 itu ditangkap di rumahnya, Jalan Lokomotif, Kelurahan Sekip, Kecamatan Lima Puluh, pada Sabtu (1/11) siang, sekitar pukul 14.00 WIB. "Tersangka ini telah tiga bulan menjadi target operasi (TO) kita," ujarnya.


Kepada petugas, tersangka mengaku telah 18 kali melakukan aksi curanmor dan setiap aksinya selalu memilih sasaran diparkiran halaman masjid. Diantaranya, di masjid kawasan Tenayan Raya, Lima Puluh, KM 2 Jalan Garuda Sakti, Tarai, dan Teratak Buluh, serta di Jalan Rimbo Panjang dan Rumbio, Kabupaten Kampar.


"Parkiran masjid menjadi sasaran paling empuk untuk melakukan aksi curanmor tersangka, karena tidak ada orang yang mengawasai. Tidak hanya itu, tersangka mengakui bahwa semua sepeda motor yang dicurinya, dijual murah ke masyarakat yang berdomisil didaerah Tapung, Kabupaten Kampar dengan harga Rp 1 juta sampai 1,5 juta, tergantung mereknya," ungkap Herman.


Dalam melancarkan aksinya, Toni tidak sendirian. Tiga orang rekannya juga ikut membantunya. Saat ini, ketiga rekan Ti berinisial Ja, Pi, Ok, dan Ad tersebut, masih diburu oleh petugas Polsek Tampan. Bahkan, saat ini sejumlah petugas Reskrim Polsek Tampan masih berada di lapangan untuk mencari keberadaan ketiga rekan Ti.


Dikatakan Herman Pelani, penangkapan tersangka berawal adanya laporan pencurian sepeda motor di masjid di kawasan Tampan yang masuk ke Polsek Tampan. Kemudian, petugas langsung melakukan penyelikan. Dari hasil penyelidikan, ternyata tersangka Toni lah pelakunya.


Lalu, sebut Herman, petugas pun langsung melakukan pengejaran terhadap Toni. Tapi sayangnya, keberadaan tersangka Toni tidak dapat dihendus. Namun demikian, Ia bersama anggotanya tidak patah arah. Tersangka Toni terus dijadkan target operasi polisi. Kemudian, sekitar tiga bulan lebih lamanya, akhirnya keberadaan tersangka Ti berhasil diketahui.


"Pada Sabtu kemarin, kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa Toni berada di rumahnya di Jalan Lokomotif. Kemudian, kami langsung bergerak cepat. Hari itu juga tersangka kami tangkap di rumahnya tanpa melakukan perlawanan," kata Herman Pelani.(dm)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini