Kasus Pembunuhan Karyawan Indah Cargo, Tiga Waria Diperiksa Sebagai Saksi

Redaksi Redaksi
Kasus Pembunuhan Karyawan Indah Cargo, Tiga Waria Diperiksa Sebagai Saksi
dm/riaueditor.com
PEKANBARU, Riaueditor.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru, memeriksa tiga orang waria yang diduga melihat peristiwa pembunuhan sadis yang terjadi terhadap Riko Pratama (23), karyawan PT Indah Kargo, Senin (14/4) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.

Ketiga orang waria bernama Diva, Bela dan Dina itu, diperiksa karena sewaktu kejadian ketiganya sedang mangkal dilahan kosong yang berada tak jauh dari lokasi pembunuhan terjadi.

"Sebelum peristiwa mengenaskan itu terjadi, korban terlihat berduaan dan mojok bersama Lisda disemak-semak yang ada dilahan kosong," ucap Diva, saat ditemui Riaueditor diruang penyidik Reskrim Polresta Pekanbaru, Senin (14/4) siang.

Dari keterangan Bela, awalnya dirinya bersama teman-temannya juga sempat melihat keributan antara korban Riko dengan enam orang pelaku yang menggunakan tiga sepeda motor tak jauh dari jalan masuk ke lahan kosong itu.

"Ada sekitar enam orang kayak geng motor gitu, langsung masuk kedalam lahan kosong dan berpapasan dengan korban. Para pelaku lalu menuduh korban, jika dia yang menghamili adik seorang pelaku," kata Bela, menirukan ucapan seorang pelaku.

Melihat ada ribut-ribut, kami bertiga dan seorang teman kami bernama Lisda langsung kabur kesemak-semak. "Kami takut bang, karena para pelaku itu sering datang dan melempari kami dengan batu dan kayu bang. Mereka suka datang ramai-ramai," sambung Diva dan dibenarkan oleh kedua temannya.

Akibat pengeroyokan itu, Riko tewas mengenaskan dengan enam luka tusukan ditubuhnya, diantaranya tiga tusukan dibagian punggung, satu dipinggul, satu dibagian dada dan satu tusukan dibagian pipi kanan korban.(dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini