Press Release Akhir Tahun

Kapolresta Pekanbaru: 2440 Kasus Kejahatan Terjadi Sepanjang Tahun 2014

Redaksi Redaksi
Kapolresta Pekanbaru: 2440 Kasus Kejahatan Terjadi Sepanjang Tahun 2014
dm/riaueditor.com
Press Release Akhir Tahun, Kapolresta Pekanbaru: 2440 Kasus Kejahatan Terjadi Sepanjang Tahun 2014
PEKANBARU, Riaueditor.com- Bertempat diruang Pucuk Rebung Mapolresta Pekanbaru, Rabu (31/12) siang, dilaksanakan kegiatan Press Release Akhir Tahun 2014. Acara tersebut dipimpin langsung Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Hariyanto Watratan didampingi Wakapolres AKBP Sugeng Putut W serta Kapolsek di jajaran Polresta Pekanbaru.

Dalam paparannya, Kapolresta menyampaikan bahwa sebanyak 2440 kasus kejahatan terjadi selama kurun waktu setahun terakhir diwilayah hukum Mapolresta Pekanbaru. Data tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya dimana pada 2013 tercatat ada 2378 kasus, dari total kasus yang terjadi selama 2014 tersebut, sebanyak 1465 kasus telah dapat diselesaikan atau diungkap siapa pelakunya.

"Dari 2440 jumlah tindak kejahatan tersebut, sebanyak 664 kasus dilaporkan di Polresta Pekanbaru. Selain Polresta, Polsek yang cukup banyak menerima laporan gangguan keamanan adalah Polsek Bukitraya yang menempati rangking pertama dengan jumlah 303 laporan kasus, Polsek Tampan diposisi kedua dengan 249 laporan kasus dan Polsek Limapuluh diposisi ketiga dengan  201 laporan kasus," ungkap Kapolresta.

Menurut Robert, dari ribuan laporan kasus yang diterima oleh jajarannya, kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lah yang paling menonjol dengan 504 laporan. Sedangkan pencurian dengan pemberatan (Curat) menempati posisi kedua dengan dengan 269 laporan dan penganiayaan diposisi ketiga dengan 242 laporan serta pencurian dengan kekerasan (Curas) dengan jumlah laporan kasus sebanyak 108.

"Banyaknya kasus curanmor yang terjadi salah satu faktor penyebabnya adalah keteledoran dari masyarakat yang kerap lalai ketika memarkirkan kendaraan. Misalnya tidak menambahkan kunci ganda atau bahkan malahan ada yang lalai dengan kunci masih tertinggal di kendaraan, untuk itu kami mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati lagi," kata Kapolresta.

Ditanyakan tentang kasus perampokan yang belakangan cukup menyita perhatian masyarakat kota Pekanbaru, Kapolresta mengatakan, dari total 108 kasus yang terjadi sebanyak 53 kasus telah berhasil diungkap. Diantaranya adalah perampokan terhadap korbannya atas nama Mulyono dan juga pelaku perampokan sekaligus penembakan anggota Polri atas nama pelaku Edi Palembang.

"Untuk beberapa kasus perampokan Mulyono, tiga orang pelaku telah kami ringkus sedangkan satu lagi masih dalam pencarian. Begitu juga perampokan dengan modus berpura-pura bertanya, dua orang pelakunya juga telah diringkus. Meskipun demikian, kami berkomitmen untuk terus menyelesaikan kasus ini hingga tuntas dengan meringkus seluruh pelaku yang terlibat," tutup Robert.(dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini