Kapolres Kampar Imbau Masyarakat agar Berhati-hati Terhadap Pelaku Kejahatan

Redaksi Redaksi
BANGKINANG, riaueditor.com- Pelaku kejahatan yang memangsa korbannya dengan berbagai cara untuk mendapatkan keinginannya, Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono SIK mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap tindakan pelaku kejahatan yang kerap beraksi tanpa disadari. Masyarakat diharapkan tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil karena jika ditinggalkan maka pelaku kejahatan dengan memecahkan kaca mobil akan melancarkan aksinya.

"Bila memarkirkan kendaraan diharapkan memakai kunci ganda dan jangan terlalu jauh memarkirkan kendaraannya dari pandangan mata, Bila ada orang yang dicurigai maka masyarakat bisa cepat meminta bantuan kepada pihak kepolisian terdekat," imbau Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono SIK kepada oketimes.com, Jumat (31/10) di Mapolres Kampar.

Selain itu, lanjut Kapolres Kampar, jika masyarakat menarik uang tunai dari bank diharapkan meminta bantuan pengawalan pihak kepolisian dan tidak usah segan karena tidak ada dipungut biaya.

"Bagi orangtua maupun pihak sekolah juga diminta untuk mengawasi anak-anaknya agar terhindar dari pelaku kejahatan pencabulan ataupun penculikan. Dan bagi pengelola usaha warnet agar bisa memasangkan CCTV untuk menghindari pelaku kejahatan pencurian kendaraan bermotor,"kata Kapolres Kampar didampingi Paur Humas Ipda Deni Yusra.

Masih menurut Kapolres Kampar, pihak kepolisian tetap melakukan pencegahan dengan menempatkan beberapa anggotanya di tempat-tempat rawan kejahatan termasuk Bank-bank serta patroli rutin.

"Kami juga minta kepada pihak bank dan sekuritinya agar bisa bekerjasama untuk mengantisipasi adanya aksi kejahatan,"harap Kapolres Kampar.

Ditambahkan Kapolres Kampar, untuk kasus pencabulan, rata-rata korban merupakan anak remaja usia diatas 10 tahun hingga 20 tahun.

"Wilayah pencabulan itu didominasi pada lokasi sepi seperti perkebunan, kost-kosan dan penginapan. Pelaku tersebut biasanya karena nafsu yang tinggi, melihat situs porno di internet. Dan upaya kita untuk meminimalisir hal tersebut, kami melakukan kegiatan preentif (patroli) dan preventif (penyuluhan) ke masyarakat (sekolah, masjid, swasta)," pungkasnya.(vila)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini