Kades Putri Puyu Tertangkap Nyabu Bersama Karyawan RAPP Terancam Dipecat

Redaksi Redaksi
Kades Putri Puyu Tertangkap Nyabu Bersama Karyawan RAPP Terancam Dipecat
ilustrasi
MERANTI, riaueditor.com - Kepala Desa Tasik Putri Puyu, SHL (40) Kabupaten Kepulauan Meranti terancam diberhentikan sementara oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Kepulauan Meranti.

Hal ini menyusul tertangkapnya yang bersangkutan oleh jajaran Polres Bengkalis pada saat pesta narkoba di wilayah hukum Polres Bengkalis. Dari informasi yang dirangkum, Kades SHL tertangkap bersama rekannya ZNL (38) seorang karyawan PT RAPP  pada Sabtu (23/7/2016) siang di rumah seorang warga Bengkalis.

Informasi yang dirangkum dari Polres Bengkalis, Minggu (24/7) pagi, polisi masih melakukan penyelidikan. "Jika yang bersangkutan terbukti sebagai pemakai kami akan berhentikan sementara," ujar Kabid Pemerintahan Desa, BPMPD Kabupaten Kepulauan Meranti, Mardiansyah, pada riaueditor.com, Minggu (24/7) Sore.

Namun, jika dalam proses penyidikan yang bersangkutan ternyata terbukti sebagai pengedar, Mardiansyah mengatakan pihaknya akan mengusulkan pemberhentian secara permanen terhadap oknum kades tersebut. Menurutnya, pelanggaran pidana penyalahgunaan narkoba merupakan pelanggaran berat yang harus diberikan sanksi tegas.

"Mudah-mudahan kades yang bersangkutan tidak terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba," beber Mardiansyah.

Hal senada juga dikatakan Camat Tasik Putripuyu, Fahrurrozi SSos, yang kaget pasca penangkapan Kades Putri Puyu, SHL (40) oleh Satuan Narkoba Polres Bengkalis bersama dua rekannya ZNL (38) Karyawan RAPP warga Bengkalis dan TMZ (27) warga Jalan Pembangunan Kecamatan Tebingtinggi diduga mengkonsumsi narkotika jenis shabu.

"Saya terkejut ketika mengetahui ada salah satu kepala Desa Kecamatan Tasik Putripuyu ditangkap Polisi Bengkalis atas dugaan mengunakan narkoba," kata camat yang akrap disapa Oji itu, Ahad (24/7/2016) siang.

Mendapat informasi tersebut, pihaknya juga telah menghubungi Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Tasik Putripuyu, Abu Sofiyan untuk berangkat dan memastikan ke Polres Bengkalis apa benar yang tertangkap itu kepala Desa Putripuyu.

"Kepala Desa ini orangnya terkenal bagus dan bermasyarakat, yang jelas kita akan mengetahui dari Pihak Kepolisian Polres Bengkalis untuk memastikan apakah Kepala Desa Putripuyu memakai Narkoba atau tidaknya," jelasnya mengakiri.(azw)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini