KPFI-RI Inhu Desak Polda Riau Tindak Lanjuti Dugaan Penyelewengan Pengelolaan Pasar Soegih Belilas

Redaksi Redaksi
KPFI-RI Inhu Desak Polda Riau Tindak Lanjuti Dugaan Penyelewengan Pengelolaan Pasar Soegih Belilas
Pasar Soegih Belilas.
RENGAT, riaueditor.com - DPD Komisi Pencari Fakta Independen Republik Indonesia KPFI-RI) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Riau untuk menindak lanjuti laporan terkait dugaan penyelewengan pengelolaan Pasar  Belilas di Kecamatan Siberida Kabupaten Inhu.

Seperti laporan investigasi DPD LSM KPFI-RI dari keterangan para pedagang yang pasar Soegih Belilas ditemukan berbagai penyelewengan terkait pengelolaan pasar tersebut.

Sekretaris DPD LSM KPFI-RI Kabupaten Inhu, Ahmad Arifin Pasaribu kepada riaueditor Jumat (10/7) di Pematang Reba mengatakan bahwa dari hasil Investigasi tersebut pihaknya menemukan berbagai macam jenis pungutan liar (pungli) yang dilakukan pihak pengelola terhadap para pedagang pasar tersebut.

Selain itu sambungnya, juga ditemukan indikasi adanya kerugian negara terkait biaya BBM untuk operasional dua unit mobil Angkutan Sampah, namun kenyataannya hanya satu unit yang beroperasi di Pasar Soegih Simpang Empat Belilas, terang Ahmad.

"Dari dua unit mobil pengangkut sampah yang dianggarkan BBM-nya, faktanya satu unitnya lagi tidak beroperasi, namun gaji supir dan pembiayaan BBM tetap dikeluarkan setiap bulannya," tandas Ahmad.

Kuat dugaan dalam hal ini indikasi permainan didalam pendistrian kios-kios yang ada di pasar Soegih Belilas, semenytara banyak kios-kios tersebut dikuasai oleh oknum-oknum pejabat tertentu. Berdasarkan hal ini pula DPD LSM KPFI-RI Inhu melaporkannya ke Polda Riau melalui Direskrimsus Polda Riau.

"Kita berharap Polda Riau segera menindak lanjuti laporan ini dan melakukan penyelidikan sehingga tidak berlarut-larut yang pada akhirnya merugikan para pedagang dan daerah Inhu," pungkasnya. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini