FPI Pelalawan Ancam Tutup Paksa Judi Berkedok Game Elektronik

Redaksi Redaksi
FPI Pelalawan Ancam Tutup Paksa Judi Berkedok Game Elektronik
FPI Pelalawan Ancam Tutup Paksa Judi Berkedok Game Elektronik.
PKL.KERINCI, riaueditor.com - Judi berkedok game elektronik masih berlangsung di Swalayan Mandiri Baru Jalan Maharaja Indra (Jalan Lintas Timur,red) KM 70 Pangkalan Kerinci dan sejumlah tempat lainnya. Keberadaan game judi ini membuat pengurus Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Pelalawan mengancam akan menutup paksa, jika pengelola swalayan tak segera menutupnya.
   
"Masyarakat sudah resah dengan keberadaan judi berkedok game elektronik ini. Ini bagian dari penyakit masyarakat yang semestinya diberantas,''kata Ketua Tanfizh FPI Pelalawan Ir H Syaugi Shahab, Senin (27/4) kemarin.

FPI lanjut Syaugi, tidak akan tinggal diam, "Kami memberikan peringatan keras dan ultimatum kepada manajemen Mandiri Swalayan untuk segera menutup permainan judi ini selambat-lambatnya dalam 7 hari," tegasnya.

Bila pihak Mandiri Swalayan tidak mengindahkan peringatan ini, imbuh Syaugi jangan salahkan FPI jika nanti ada massa yang akan menutup judi ini secara paksa.

"Disamping itu FPI akan melayangkan surat ke Kapolsek agar supaya pihak aparat berwenang segera menjalankan fungsinya untuk memberantas pekat berupa judi berkedok game electronic ini sebelum umat melakukan hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya sambil menyebutkan setidaknya sudah dua kali FPI memperingatkan Mandiri Swalayan menghentikan aktivitas judi berkedok game elektronik tersebut.

Pernyataan FPI terkait judi game elektronik ini bukan pepesan kosong belaka "Tanggal 26 April sekitar jam 20:30 WIB malam untuk kali kedua FPI mendatangi perjudian terselubung yang berupa permainan game electronic.  Yang mana koin yang didapatkan ditukar dengan uang ke bandar," papar Syaugi.

Ianya mengungkapkan, kalau pada saat pertama FPI melakukan investigasi dan pengumpulan data dan fakta. Tapi kali ini Laskar FPI yang diwakili oleh Abdul Rozi Dana dan Hetrozi langsung menemui pucuk pimpinan Mandiri Swalayan dan menyampaikan keluhan masyarakat terhadap judi berkedok game electronic ini pada tadi malam, katanya sambil menambahkan Hetrozi merupakan Ketua Badan Anti Teror DPW FPI Pelalawan yang ikut serta dalam pertemuan dengan manager Mandiri Swalayan dan mengingatkan langsung pihak Mandiri untuk segera menutup tempat tersebut.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini