Edan, Bocah 8 Tahun Dicabuli Pelayan Gereja

Redaksi Redaksi
Edan, Bocah 8 Tahun Dicabuli Pelayan Gereja
ilustrasi

PEKANBARU, riaueditor.com - Nasib malang menimpa seorang gadis kecil berusian delapan tahun bernama Bunga, bukan nama sebenarnya warga Kecamatan Tenayan Raya. Bunga diduga dicabuli oleh seorang pria berinisial To (24), pelayan Gereja.

Ironisnya perbuatan pencabulan terhadap Bunga itu dilakukan pelaku di lantai atas Gereja Filadelfia Jalan Kereta Api, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.

Tak hanya sekali, pencabulan terhadap korban telah dilakukan To lebih dari 10 kali ditempat yang samasejak tahun 2015 lalu. Usai melakukan aksinya To selalu memberikan sejumlah uang kepada Bunga sambil mengancam untuk tab memberitahukan kepada siapa pun.

Ibu korban RJ (32) yang tak terima anaknya diperlakukan tak senonoh, oleh orang yang telah dikenalnya itu langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Pekanbaru guna proses melaporkan kasus pencabulan tersebut.

Dalam laporannya di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Pekanbaru, Kamis (25/8/2016) siang, RJ mengatakan kejadian bermula pada tahun 2015 lalu sekitar pukul 16.00 WIB, dimana waktu tu ia bersama korban pergi ke Gereja Filadelfia untuk beribadah.

Saat ibu korban melaksanakan ibadah, pelaku kemudian membawa Bunga ke lantai atas Gereja. Lalu karena korban masih polos dan diimingi bujuk rayu akan diberikan sejumlah uang, maka dengan mudah mengikuti keinginan pelaku hingga akhirnya korban dicabuli. 

Menurut pengakuan Bunga kepada orang tuanya, kejadian tersebut sudah lebih 10 kali dilakukan oleh pelaku terhadap korban.  RJ pun tak menyangka jika To, yang kesehariannya merupakan pelayan Gereja tempatnya beribadah tega melakukan perbuatan tak senonoh terhadap anaknya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Arianto Sik, mengaku telah menerima laporan korban. "Laporannya sudah ditangani penyidik unit PPA Satreskrim Polresta Pekanbaru untuk ditindaklanjuti. Kita akan panggil terlapor untuk pemeriksaan lebih lanjut," tukasnya. (dzs)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini