Dua Pelaku Jambret Babak Belur Dihakimi dan Ditelanjangi Warga

Redaksi Redaksi
Dua Pelaku Jambret Babak Belur Dihakimi dan Ditelanjangi Warga
dm/riaueditor.com
Dua Pelaku Jambret Babak Belur Dihakimi dan Ditelanjangi Warga
PEKANBARU, Riaueditor.com - Dua pelaku jambret, Feriyanto (24) dan Budi Agustian (30) warga Jalan Kereta Api Kecamatan Marpoyan Damai, babak belur dihakimi massa di Jalan Arengka/SM Amin Kecamatan Tampan, Jum`at (13/3) malam, sekitar pukul 20.30 WIB.

Beruntung, kedua pelaku jambret yang telah babak belur tersebut berhasil diamankan oleh petugas security pos kampus Universitas Riau. Namun sejumlah kaca yang ada di pos sekurity ikut dipecahkan warga yang emosi melihat pelaku diamankan.

Selanjutnya kedua pelaku jambret dan 1 unit sepeda motor Suzuki Seon milik tersangka beserta 1 dompet yang berisikan uang Rp 800 ribu dan surat-surat penting lainnya milik korban Dayu Novita (40), IRT warga Jalan Taman Karya Perum Citra Kecena Kecamatan Tampan, turut diamankan petugas Polsek Tampan.

Informasi yang dihimpun dikepolisian, peristiwa ini berawal saat korban melintas di Jalan HR Soebrantas dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat. Saat bersamaan, kedua pelaku yang mengendarai motor Suzuki Seon memepet korban sambil langsung merampas dompet milik korban yang berisikan uang Rp 800 ribu dan surat penting lainnya yang diletakkan di dashbord sepeda motornya.

Seketika korban terkejut dan berteriak. Warga yang mendengar teriakan korban spontan mengejar kedua pelaku. Malang, pelaku yang mencoba menggeber motornya terjatuh didekat gapura jalan menuju kampus Universitas Riau yang tak jauh dari pos sekurity kampus Universitas Riau (UR). Tanpa komando, warga yang emosi menghajar kedua pelaku hingga babak belur. Tak hanya menghajar, kedua pelaku juga turut ditelanjangi warga.

Petugas Polsek Tampan yang mendapat informasi langsung turun ke lokasi kejadian dan mengamankan kedua pelaku dan menggelandangnya ke Mapolsek guna proses lebih lanjut.

Kapolsek Tampan Kompol Suparman SIK, saat dikonfirmasi Riaueditor membenarkan diamankannya kedua pelaku penjambretan tersebut.

"Benar dan saat ini kedua pelaku masih di interogasi. Korban juga sudah membuat laporannya. Dalam kejadian itu, kaca pos security kampus Univesitas Riau pecah karena amuk massa yang emosi melihat kedua pelaku sempat diamankan didalam pos oleh petugas security agar terhindar dari amukan massa," katanya.(dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini