Diperkosa Pacar di Sebuah Bangunan Kosong, Fe Lapor Polisi

Redaksi Redaksi
Diperkosa Pacar di Sebuah Bangunan Kosong, Fe Lapor Polisi
ist.net
Diperkosa Pacar Disebuah Bangunan Kosong, Fe Lapor Polisi.
PEKANBARU, Riaueditor.com - Nasib malang dialami oleh seorang gadis berinisial Fe (19) warga sebuah kosan yang berada di Kelurahan Kota Baru Kecamatan Pekanbaru Kota. Dia diperkosa oleh pacarnya sendiri yang berinisial TH (23), warga Jalan Delima Kecamatan Tampan di sebuah bangunan kosong yang ada di Jalan Lintas Timur Km 15 Kecamatan Tenayan Raya, Jum`at (01/5) malam, sekitar pukul 21.00 WIB.

Menurut laporan korban kepada petugas kepolisian, kasus persetubuhan itu bermula saat TH menelepon korban dan memintanya untuk menemani dirinya kerumah kakaknya yang berada di Jalan Hangtuah untuk keperluan sesuatu hal. Pelaku lalu menjemput korban menggunakan sepeda motor dan pergi kerumah kakaknya berboncengan.

Namun, bukannya dibawa ke tempat kakaknya seperti yang dijanjikan TH, diperjalanan korban dibawa berjalan hingga akhirnya sampai kesebuah bangunan kosong yang ada di Jalan Lintas Timur Km 15 Kelurahan Kulim Kecamatan Tenayan Raya. Setibanya disana Fe dibawa kebelakang bangunan rumah kosong.

Saat itulah, TH melancarkan aksinya mengajak korban untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Fe yang tak ingin kesuciannya direnggut mencoba melawan. Pelaku malah semakin beringas hingga kesucian korban berhasil direnggut.

Puas merenggut kesucian korban, TH kemudian pergi dan meninggalkan korban sebentar lalu kembali lagi menjemput korban untuk mengantarkannya pulang ke kosannya.

Tak terima kegadisannya direnggut sang pacar, korban lalu mendatangi Mapolresta Pekanbaru untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya dan berharap polisi dapat memprosesnya sesuai hukum.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Hariwiyawan Harun Sik Mik saat dikonfirmasi Riaueditor, membenarkan adanya laporan dugaan persetubuhan yang dilakukan oleh pacarrnya tersebut. "Kasus itu terjadi Jum`at (01/5) malam dan dilaporkan oleh sendiri pada malam itu juga," jelas Hariwiyawan, Sabtu (02/5).

Hariwiyawan menegaskan, saat ini penyidik masih mendalami kasus persetubuhan tersebut dengan memintai keterangan korban dan saksi lainnya. "Sementara masih didalami oleh penyidik, kami juga akan memintai keterangan korban terkait persetubuhan itu," katanya.(dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini