Diancam Samurai, Harta Benda Milik Mahasiswa Dirampas

Redaksi Redaksi
Diancam Samurai, Harta Benda Milik Mahasiswa Dirampas
PEKANBARU, Riaueditor.com- Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Kali ini, Abdul Rasyid Lukman Siregar (19), mahasiswa warga Jalan Ronggowarsito Kelurahan Sail Kecamatan Lima Puluh dan temannya, Al Imran (19) warga Jalan Perkutut Kecamatan Sukajadi, menjadi korbannya.

Akibatnya, kedua korban kehilangan 1 unit Hp Blacbbery dan 2 unit Hp Samsung, uang tunai Rp 2.250.000 dan 1 jam tangan merk Swiss Army, setelah digasak oleh tiga orang pria yang tak dikenalnya yang diduga telah membuntutinya.

Informasi yang dihimpun Riaueditor di kepolisian, Minggu (23/3), peristiwa itu terjadi saat korban bersama temannya dengan mengendarai sepeda motor matic Honda beat Nopol BM 5890 WK melintas di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya didepan Pasar Dupa, Sabtu (22/3) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Ketika kejadian, suasana malam tidak terlalu sepi dan masih banyak para pengendara yang melintas di jalanan. Namun, sewaktu korban dan temannya melintas dilokasi kejadian, mendadak keduanya dipepet oleh tiga orang tidak dikenal yang menggunakan dua sepeda motor.

Setelah menghadang korban, seorang pelaku lalu turun dan menodongkan korban dengan menggunakan senjata tajam jenis samurai sambil meminta kedua korban untuk menyerahkan barang-barang berharga miliknya. Usai merampas barang milik korban, ketiga pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motornya.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Arief Fajar Satria SH SIK MH membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan. "Kasusnya masih dalam penyelidikan, akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian materil sekitar Rp 8 juta," ungkap Arief Fajar.(dm)

Tag:

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini