Beredar Selebaran,

Dengan Rp2 Juta, di Desa Kepayang Bebas Lakukan Pencabulan

Redaksi Redaksi
Dengan Rp2 Juta, di Desa Kepayang Bebas Lakukan Pencabulan
ilustrasi
PASIR PENGARAIAN, riaueditor.com- Terkait penyerahan uang sebesar Rp2 juta kepada Ibu Bunga, korban pemerkosaan AR, Anten, Kepala Desa Kepayang yang dikonfirmasi terkait masalah ini justru mengaku hingga saat ini masalah tersebut belum sampai pada pihaknya. Anten mengaku belum menerima laporan.

"Namun saya sudah mengetahui kejadian ini. Masalah pemerkosaan tersebut sudah sampai pada ninik mamak, dan katanya sudah damai," kata Anten.

Ditanya kenapa masalah ini tak ditangani pihak desa, oleh Anten dijawab bahwa sudah ditangani oleh ninik mamak. Diakuinya juga, dirinya tak tahu apa isi rapat dan keputusan ninik mamak tersebut.

Pedihnya lagi, dalam waktu dekat ternyata Bunga akan melangsungkan tunangan dengan lelaki pujaannya yang tinggal tak jauh dari desa itu. Oleh ninik mamak disimpulkan untuk pertunangan tersebut menghabiskan dana Rp 2 juta. Kemungkinan atas dasar itu juga ninik mamak melalui oknum kepolisian menyerahkan uang Rp2 juta kepada korban sebagai uang damai.

"Karena sudah selesai di ninik mamak itu makanya masalah ini tidak sampai ke Desa," kata Anten, Kepala Desa Kepayang.

Beredar Selebaran

Mungkin karena kesal, aparat mau pun pihak desa tak berkutik. Seseorang yang tidak diketahui membuat selebaran menyinggung pejabat desa yang seakan bungkam dengan kasus ini. Dalam selebaran itu dituliskan Desa Kepayang bebas melakukan perbuatan pemerkosaan, dengan syarat membayar uang perdamaian Rp2 juta saja.

Selebaran itu juga terang-terangan menyinggung para petinggi desa Kepayang. Jika ada yang berniat memperkosa dan ingin damai hanya ditebus dengan uang Rp2 juta, dituliskan agar menghubungi Kepala Dusun I Aek Nagadang dan Ketua BPD Desa Kepayang yang beralamat di Gedung Sekretariat Desa Kepayang. "Jangan lupa membawa uang dua juta," demikian isi selebaran yang diterima riaueditor di Kepayang.(yy)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini