Beraksi di 6 TKP, Pelajar SMK Komplotan Jambret Tas Wanita di Pekanbaru Diringkus

Redaksi Redaksi
Beraksi di 6 TKP, Pelajar SMK Komplotan Jambret Tas Wanita di Pekanbaru Diringkus
riaueditor
Tersangka Mamba.

PEKANBARU, riaueditor.com - Unit Reskrim Polsek Tenayan meringkus seorang pelaku penjambret tas wanita yang kerap beraksi di Kota Bertuah, Kamis (30/7/2020).

Pelaku itu adalah MA alias Mamba (16), pelajar kelas X sebuah SMK di Pekanbaru, warga Jalan Hangtuah, Kelurahan Bancah Lesung kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau. Dari catatan polisi, komplotan ini telah beraksi di 6 TKP.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Tenayan Raya Kompol H M Hanafi penangkapan komplotan jambret ini merupakan hasil penyelidikan dari laporan korban Sodaria Halawa (32), IRT warga Jalan Badak Ujung, Kelurahan Sail, Kecamatan Tenayan Raya pada Sabtu (11/7/2020) lalu.

"Dari pengakuan tersangka, ia beraksi bersama rekannya Rizal yang saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO), pelaku ini telah beraksi 6 kali sejak bulan Juni," jelas Hanafi, Senin (3/8/2020).

Hanafi menjelaskan modus kejahatan yang digunakan oleh para pelaku yakni dengan menggunakan sepeda motor, mengikuti, memepet dan menarik tas korban hingga putus.

"Pelaku merencanakan aksi dengan cara hunting atau berkeliling secara berboncengan, dan apabila ada calon korban dan situasi yang mendukung, maka mereka akan melancarkan aksinya," kata Hanafi.

Dalam aksinya, kawanan tersebut mempunyai peran masing-masing, diantaranya ada yang bertindak sebagai joki dan pemetik (eksekutor).

Kepada petugas, pelaku mengaku dari hasil penjualan barang kejahatan digunakan para tersangka untuk membeli miras dan foya-foya.

"Mereka mengaku hasilnya digunakan untuk membeli miras dan foya-foya," ujar Hanafi.

Selain tersangka, barang bukti yang diamankan polisi diantaranya 1 buah kotak hand phone (HP) Oppo A 5 milik pelapor.

"Untuk barang bukti lainnya seperti, handphone merk Oppo A5 warna hitam dan dompet besar milik korban dan sepeda motor Honda Beat warna biru abu-abu yang digunakan pelaku saat ini masih dalam pencarian," tandas Hanafi. (R11)


Tag:

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini