Begal Sial, Tiap Kali Menjambret Selalu Dihakimi Massa

Redaksi Redaksi
Begal Sial, Tiap Kali Menjambret Selalu Dihakimi Massa
dm/riaueditor.com
Begal Sial, Tiap Kali Menjambret Selalu Dihakimi Massa.
PEKANBARU, riaueditor.com - Sial benar nasib Ade Purnama (22), pria pengangguran beranak satu ini. Dalam karirnya sebagai begal jalanan, warga Jalan Kartama/Impres Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Marpoyan Damai tersebut selalu tertangkap tangan dan dihakimi massa usai melakukan aksinya.

Terakhir tertangkap tahun 2013 dan keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pekanbaru pada Maret 2015 tak membuat Ade jera, baru menghirup udara bebas, ia kembali beraksi dan tetap berakhir dengan kesialannya.

Pada Sabtu (11/4) malam, sekira pukul 20.15 WIB, aksi Ade terhenti setelah Rahmani (34) seorang guru yang menjadi korbannya berteriak hingga mengundang warga di Jalan Meranti, simpang Jalan Sabar Kelurahan Labuh Baru Barat Kecamatan Payung Sekaki.

Namun saat hendak kabur, motor Honda Scoopy No Pol BM 5641 AQ yang dikendarai Ade berboncengan dengan Rozali alias Ocha (25) terpleset usai ditabrak korbannya hingga mengakibatkan Ade berhasil ditangkap dan sempat dihajar massa hingga babak belur sedangkan Rozali rekannya berhasil kabur dan terlepas dari amukan massa.

"Saya tobat menjadi begal bang, tiga kali beraksi saya selalu gagal dan dihakimi massa," ujar Ade kepada Riaueditor, Minggu (12/4).

Menurut residivis kambuhan yang baru beberapa pekan keluar dari lapas tersebut, aksi jambret yang dilakukannya karena lantaran butuh uang untuk makan dan susu anaknya.

Dari penangkapan tersangka, polisi menyita barang bukti satu unit sepeda motor Honda Scoopy No Pol BM 5641 AQ dan tas tangan milik korban yang berisikan uang Rp 907.000 ribu, 2 Unit Hp Samsung dan kartu identitas diri korban.

Kini akibat perbuatannya bapak satu anak itu harus mendekam kembali ke penjara dan dijerat dengan dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini