Bawa Sabu, Dua Calon Penumpang Lion Air Diupah Rp5 Juta Perbungkus Sekali Antar

Redaksi Redaksi
Bawa Sabu, Dua Calon Penumpang Lion Air Diupah Rp5 Juta Perbungkus Sekali Antar
riaueditor.com
Kedua tersangka saat dibawa ke Mapolresta Pekanbaru usai diamankan.

PEKANBARU, riaueditor.com - Ari Syarifudin alias Ari (36) dan Rere Ardiansyah alias Rere (40), calon penumpang Lion Air tujuan Makassar transit Surabaya yang ditangkap jajaran Satresnarkoba Polresta Pekanbaru, Rabu (01/5/2019) lalu diupah Rp5 juta perbungkusnya sekali antar.


Dimana Ari dan Rere ini sewaktu ditangkap ditemukan 4 paket besar narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik bening seberat 1 kg lebih di dalam sepatu yang dikenakan mereka. 


Ari yang merupakan warga Jalan Parakan Saat Kecamatan Arcamanik Kota Bandung ini mengaku sudah 3 kali membawa sabu dari Pekanbaru menuju Makassar.


Sedangkan rekannya, Rere warga Sudajaya, Kecamatan Baros Kota Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, baru kali pertama dan diajak oleh tersangka Ari dengan upah yang sama. 


"Jadi berdasarkan pengakuan tersangka Ari, dia sudah 3 kali melakukan hal serupa dan diupah Rp 5 juta sekali antar," ujar Kasat Rersnarkoba Kompol Deddy Herman SIK melalui Kanit Opsnal Iptu Noki Loviko SH, Jumat (03/5/2019).


Noki menjelaskan, yang bersangkutan memasukkan sendiri barang haram tersebut kedalam sepatu yang mereka kenakan. 


Saat ditangkap dari sepatu merk Topper warna hijau army yang dikenakan tersangka Ari ditemukan 2 paket besar narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik bening seberat 506,3 gram. 


Lalu dari sepatu merk Converse warna abu-abu yang dikenakan tersangka Rere, petugas kembali menemukan 2 paket besar sabu yang dibungkus dengan plastik bening di press seberat 504,2 gram dan 1 paket kecil sabu seberat 6 gram. 


Menurutnya, dari pengakuan kedua tersangka barang haram yang telah dipress tersebut diterima di salah satu hotel di Kota Pekanbaru, tempat sebelum mereka menginap. 


"Kedua pelaku dibekuk pada saat akan melakukan check in ticketing di Bandara Sultan Syarif Qasim II Pekanbaru," kata Noki. 


Seperti yang diberitakan sebelumnya, dua calon penumpang Lion Air tujuan Makassar transit Surabaya ditangkap tim Opsnal Satresnatkoba Polresta Pekanbaru bersama petugas Avsec di lantai 1 check in ticket Bandara Sultan Syarif Qasyim II, Rabu (01/5/2019) pagi, sekitar pukul 07.30 WIB.


Penangkapan kedua pelaku berawal dari informasi masyarakat yang diterima Satresnarkoba Polresta Pekanbaru, menyebutkan adanya kurir narkoba jenis sabu antar provinsi yang akan melakukan penerbangan dari Kota Pekanbaru menuju Makassar transit di Surabaya. 


Berdasarkan informasi itu, tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Pekanbaru yang dipimpin oleh Kasat Resrarkoba Polresta Pekanbaru Kompol Deddy Herman SIK langsung melakukan penyelidikan dan sekira pukul 07.30 WIB dengan diback up petugas Avsec melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku pada saat akan melakukan check in ticketing di Bandara Sultan Syarif Qasim II Pekanbaru. 


Petugas yang curiga dengan kedua tersangka kemudian mengamankan Ari dan Rere untuk selanjutkan dilakukan penggeledahan terhadap tersangka dan barang bawaannya. Selanjutnya, petugas membuka sepatu yang dikenakan oleh Ari dan Rere. 


Dari sepatu merk Topper warna hijau army yang dikenakan tersangka Ari ditemukan 2 paket besar narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik bening seberat 506,3 gram. 


Lalu dari sepatu merk Converse warna abu-abu yang dikenakan tersangka Rere, petugas kembali menemukan 2 paket besar sabu yang dibungkus dengan plastik bening di press seberat 504,2 gram dan 1 paket kecil sabu seberat 6 gram. 


Selain narkoba jenis sabu, petugas juga mengamankan barang bukti lainnya berupa 2 unit handphone, pakaian dan barang-barang lainnya serta uang tunai 1.550.000 milik kedua pelaku. 


Untuk penyelidikan lebih lanjut, Ari Syarifudin dan Rere Ardiansyah serta barang buktinya digelandang ke Mapolresta Pekanbaru guna penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.  (dri) 


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini