13 Anggota DPRD Bengkalis Diperiksa Terkait Bansos

Redaksi Redaksi
13 Anggota DPRD Bengkalis Diperiksa Terkait Bansos
ist.net
PEKANBARU, riaueditor.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, memeriksa 13 mantan anggota DPRD Bengkalis terkait kasus dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) Kabupaten Bengkalis senilai Rp 230 miliar, Kamis (23/4).

"Sebagian mantan anggota dewan yang diperiksa ada yang terpilih kembali menjadi anggota DPRD Bengkalis dan Riau," terang Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Yohanes Widodo, Kamis (23/4).

Menurut Yohanes, pemeriksaan ini merupakan pengembangan dari kasus yang menjerat tersangka Jamal Abdillah mantan Ketua DPRD Bengkalis, Jamal Abdillah yang diduga telah merugikan negara hingga ratusan miliar.

"Pemeriksaan saksi ini berlangsung selama 4 hari, sampai hari ini. Statusnya masih sebagai saksi," terang Yohanes.

Adapun yang diperiksa, terang Yohanes, diantaranya berinisial SD (PAN), DP (PDIP), DG (PDI) dan yang terpilih lagi jadi anggota DPRD Bengkalis adalah Ms (PKB) dan AK (PAN).

Kemudian saksi berinisial MR (PKB) dan terpilih jadi anggota DPRD Riau, PR (PDIP), AM (mantan Ketua DPD II Golkar Bengkalis), AH (PKB dan Banmus di DPRD Bengkalis), FF (Golkar), JS (Demokrat), AR (PKS), RR (Gerindra).

Selain mantan anggota DPRD Bengkalis, kabar beredar, Bupati Bengkalis Herliyan Saleh juga ikut diperiksa terkait kasus ini. Namun, yang bersangkutan tidak kelihatan di ruang pemeriksaan.

"Untuk Herliyan belum diperiksa, nanti akan diberitahu waktunya," jelas Yohanes.

Saat ditanya ada atau tidaknya penambahan tersangka selain Jamal Abdillah, Yohanes menyebutkan belum bisa menetapkannya saat ini.

"Kita kumpulkan dulu keterangan saksi ini, pekan depan akan kita tetapkan (tersangka baru)," pungkasnya.(dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini