Impian Terakhir Suku Anak Dalam

Redaksi Redaksi
Impian Terakhir Suku Anak Dalam
belangsumatra
SALAH satu kesan mendalam adalah ketika kami bertemu sekelompok Suku Anak Dalam yang berdiam di Rimbo Bujang pinggiran Hutan Lindung Bukit Sosa, provinsi Jambi.

Untuk mencapai hutan Bukit Sosa menempuh perjalanan 10 jam dari Pekanbaru menuju Rimbo Bujang di Provinsi Jambi, kawasan hutan yang menjadi penghubung hutan Bukit Tigapuluh dan hutan Rimbang Baling. 

Tatkala temaram diantara kepulan asap rokok, pak Bujang, pemimpin Suku Anak Dalam mengungkapkan, "Kami lahir dan besar disini, ketika hutan masih luas kami terbiasa berpindah-pindah ke bagian hutan yang lain. Namun kini, hutan semakin sedikit. Kami bisa belajar untuk hidup menetap di satu tempat, tapi dengan syarat masih ada kawasan hutan tempat kami untuk mandau: mencari jernang, berburu bari dan labi-labi, memanfaatkan apa yang hutan sediakan.”

Masih sambungnya, “Kami tahu perusahaan punya hak untuk mengolah hutan karena mereka sudah ada izin dari pemerintah. Kami hanya minta pembagian yang jelas saja, di bagian mana yang bisa tetap untuk penghidupan kami. Sudah ada yang datang dan menjanjikan kalau perusahaan telah menyisakan lebih kurang dua ribu hektar untuk suku anak dalam, namun belum ada kejelasan tentang ini," ujarnya.

Hal yang mengusik batin suku anak dalam adalah ketika budaya hidup berpindah tempat mesti hilang berganti hidup menetap, bahkan ketika kawasan hutan yang biasa mereka lalui sehari-hari kini lenyap dan beralih fungsi.

Keberadaan mereka terhimpit oleh konsumsi berlebihan masyarakat perkotaan, mereka suku anak dalam penghuni dan penjaga hutan di sumatera tetap dengan bijaksana menghormati hak orang lain. Bahkan mereka berpendapat hutan dan segala isinya bukanlah milik seseorang atau sekelompok orang, melainkan hutan adalah milik bersama yang seharusnya dijaga kelestariannya.

Masyarakat suku anak dalam siap menyambut siapa saja, mereka siap untuk berbagi dengan kita. Akankah kita punya niatan yang sama dengan mereka?

(har/belangsumatra.wp)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini