Tingkatkan Ekonomi Rakyat, Febriandi Asmara: Bank di Meranti Harus Mampu Lindungi Konsumen

Redaksi Redaksi
Tingkatkan Ekonomi Rakyat, Febriandi Asmara: Bank di Meranti Harus Mampu Lindungi Konsumen
Kabag Ekonomi Setda Kepulauan Meranti, Febriandi Asmara

KEP.MERANTI, riaueditor.com - Upaya Pemerintah Daerah khususnya dalam mengatasi kondisi Ekonomi Nasional di Kepulauan Meranti Riau, telah mendata semua usaha kecil menengah di Meranti guna memberikan dorongan ekonomi agar maju usaha berjalan membaik bekerjasama dengan Bank di wilayah kerjanya.

Hal ini disampaikan Kabag Ekonomi Setda Kepulauan Meranti, Febriandi Asmara kepada media ini, Rabu (13/10/2021) di ruang kerjanya.

menurutnya, program pemulihan ekonomi Nasional dengan memberdayakan Bank sebagai pembangunan daerah sudah berjalan sesuai tupoksi dan harus mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.

Selain itu, di provinsi Riau sendiri sudah membuat aplikasi khusus guna mendata semua Usaha Kecil Menegah (UKM) sebagai alat untuk mengukur validasi data bagi UMKM dan guna mengajukan bantuan kepada pihak swasta Perbankan.

Sedangkan pemerintah Kepulauan Meranti lewat Bidang Ekonomi Sektariat Daerah, hanya mengikuti intruksi tersebut, dan memfasilitasi bersama Disprindagkop Meranti.

"Masalah data ini terus disempurnakan sehingga penyaluran untuk program di bidang ekonomi dan UMKM akan dilaksanakan di tahun 2021 ini, terutama yang divalidasi adalah data Nomor Induk Kependudukan atau NIK," kata Febriandi Asmara.

Di sisi lain, lanjut Febriandi, dalam mendapatkan bantuan tentunya UMKM harus siap membantu mereka, kami di Bidang Ekonomi hanya memfasilitasi kepada Perbankan agar dapat prioritas jasa keuangan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan baik.

"Mulai dari tingkat provinsi Riau, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Perbankan juga pinjaman usaha yang baru kita fasilitasi, dengan ada data pinjaman baru dengan OJK maka diusulkan di Bank dan untuk pembinanan oleh Disprigdagkop dan UKM Meranti, intinya Bidang Ekonomi hanya memfasilitasi permodalan mereka," jelas Febriandi.

Ia juga mengatakan, bahwa dalam meningkatkan lapangan kerja, khususnya untuk desa yang punya akses keuangan kredit usaha, yang sudah ditetapkan oleh Gubernur Riau sebagai Desa Percontohan hanya satu Desa, yakni Desa Alah Air.

"Tentu dengan berjalannya KUR, dan asurasi produk pertanian, ada yang rusak padinya misalnya, ada asuransi dari OJK dan sudah ada fasilitator untuk membina produksi kelompok petani agar membaik, dan Produk UMKM yang disalurkan Disprindagkop dan UKM juga membaik," urai Febriandi.

Ia berharap, dengan meningkatnya Ekonomi Primer dan Skunder dalam pemulihan Ekonomi Nasional di Kepulauan Meranti Riau, sudah ditetapkan secara Nasional.

"KUR itu berada di Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank Riau harus benar- benar berpihak pada rakyat, dan membantunya dengan baik karena ini sudah termasuk dalam Percepatan akses keuangan daerah berjalan dengan baik.

"Intinya, kita inginkan OJK dibentuk dengan tujuan agar keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel, mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil, dan mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat," imbuh Febriandi.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Plt. Kepala Disperindagkop, Syahril menyampaikan bahwa dalam mendukung program pemulihan ekonomi Nasional kita telah menghidupkan UMKM di Meranti sebagai garda terdepan dalam pemulihan ekonomi.

"Saat ini sedang berjalan dengan baik, semua telah kami data dan diberikan sebagian bantuan lewat Bank yang telah membantu ekonomi kecil untuk tetap eksis di Meranti dan bisa bertumbuh dengan pesat agar ekonomi di Kepulauan Meranti meningkat drastis," tutup Syahril.(Bom)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini