Potensi Perikanan Tangkap Belut di Desa Tambun Menjanjikan

Pembeli datang dari Jambi, Bukittinggi Hingga Palembang
Redaksi Redaksi
Potensi Perikanan Tangkap Belut di Desa Tambun Menjanjikan
zul/riaueditor.com
PELALAWAN, riaueditor.com- Ternyata aliran sungai Batang Rantau di Desa Tambun Kecamatan Bandar Petalangan memiliki potensi perikanan tangkap belut yang sangat menjanjikan. Bayangkan saja, belut alam di daerah rawa dan aliran sungai ini populasinya cukup banyak. Tak heran bila 10 hingga 15 Kg belut dapat ditangkap dengan lukah berupa wadah yang diberi umpan ikan bakar.

Demikian dikatakan oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Kadiskanlut) Kabupaten pelalawan Ir Arizal melalui Kasie penangkapan hasil perikanan Khairul Sabar kepada media ini Senin (9/6/2014). Menurutnya, hasil tangkapan nelayan setempat dijual kepada pengepul setempat dengan harga Rp.30 ribu perkilonya.

"Ada sekitar 4 pengepul disana. Pengepul biasanya menjual kembali di kisaran harga Rp.35 ribu hingga Rp.40 ribu perkilonya. Pembeli dari pengepul datang dari Pangkalan Kerinci sendiri, Bukit tinggi, Jambi hingga dari Palembang," paparnya.

Dikatakan Khairul, di aliran sungai yang belum dinormalisasi ini tentunya banyak tumbuh rumput tumpai diantara lumpur sebagai makanan belut. Sehingga perkembangan populasi belut terus bertambah. "Tentunya potensi belut ini dapat dikembangkan lagi dengan pola dan sistem selain dengan cara menangkap saja. Kedepan tentunya sudah ada sistem pengembangbiakan. Hal ini terus Kita telusuri dalam rangka pembinaan kelompok nelayan di desa Tambun nantinya," ujar Khairul.

Untuk tahap awal ini, sambung Khairul, pihak Diskanlut melakukan validasi data para nelayan untuk proses pembuatan kartu nelayan. "Kartu nelayan tersebut merupakan program pusat, sehingga pembinaan maupun bantuan dapat didistribusikan kepada mereka yang sudah terdata dan masuk dalam kelompok nelayan dibawah binaan Diskanlut. Nantinya juga manfaatnya adalah  agar  lebih terorganisir bergaining position harga dalam penjualan belut itu sendiri," tutupnya.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini