Pertumbuhan Ekonomi Riau Terendah se Sumatera

Redaksi Redaksi
Pertumbuhan Ekonomi Riau Terendah se Sumatera
fin/riaueditor.com
Instiawaty Ayus saat memaparkan peran DPD di depan puluhan mahasiswa dan tokoh masyarakat.

PEKANBARU, riaueditor.com - Rata rata pertumbuhan ekonomi se Sumatera mencapai 4,48 persen, sementara Provinsi Riau dinilai paling terendah yakni 2,71 persen. Rendahnya kinerja ekonomi Riau ini akibat ketidakberanian Pemprov dalam membuat regulasi.

Hal ini disampaikan pemerhati ekonomi Riau Viator Butar butar pada dialog yang ditaja anggota DPD RI Hj Instiawaty Ayus SH MH di Hotel Whiz Jalan Sudirman Pekanbaru, Kamis (01/03/18).

"Dalam kurun waktu 2014 - 2017 pertumbuhan ekonomi Riau sangat rendah dibanding rata rata pertumbuhan ekonomi di Provinsi lain di Sumatera yang mencapai 4,48 persen. Ini terjadi akibat ketidakberanian Pemprov dalam membuat  regulasi", ucap Dosen yang mengàjar di berbagai Perguruan Tinggi di Riau tersebut.

Di tingkat nasional ucap Viator, rata rata perkembangan ekonomi Riau hanya 1,87 tahun 2015, sementara di tingkat nasional 4,73.

Dijelaskan, rendahnya ekonomi Riau ini tercermin dari posisi pinjaman perbankan untuk proyek. Tercatat tahun 2013 growth sebesar 12,88 sedangkan hingga September 2017 cuma 3,99 persen.

Sementara Instiawaty Ayus dalam diskusi yang dihadiri 50 an mahasiswa se Riau ini mengatakan, pembangunan daerah yang adil dan merata merupakan bagian integral dari pembangunan nasional dalam kerangka NKRI.

"Kebutuhan Riau tidak akan selesai jika hanya ditopang oleh APBD. Yang menjadi masalah kita tidak saling membagi posisi. Idealnya ada harmonisasi antara  DPD dengan perangkat daerah. Dan ini belum terjadi", ujar Senator asal Riau tersebut.

Di kesempatan itu, Instiawaty mengatakan dialog publik yang ia taja bekerjasama dengan Wartawan Parlemen Riau (WPR) ini bertujuan untuk mendiskusikan peran dan keterlibatan DPD RI dalam pembangunan daerah dan menggalang dukungan  masyarakat dalam artikulasi dan agregasi kepentingan daerah.

Adapun narasumber lain yang hadir pada kesempatan itu yakni, pemerhati pembangunan Riau Hardianto dan Gafar dari Bappeda Riau. Sedangkan pemandu acara yang bertindak sebagai moderator yakni, wartawan senior Satria Batubara. (fin)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini