Pemprov Riau Siapkan BUMD Ambil Alih Blok Rokan-Minas

Redaksi Redaksi
Pemprov Riau Siapkan BUMD Ambil Alih Blok Rokan-Minas
ist.net
Giant field (ladang minyak yang berukuran sangat besar) yang bernama block Rokan yang berada di Duri.
PEKANBARU, riaueditor.com - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas pertambangan dan energi (Distamben) Riau sudah menghitung-hitung, potensi keuntungan yang akan diperoleh Riau jika saja sisa ladang minyak di Blok Rokan-Minas dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Distemben) Provinsi Riau, Syahrial Abdi kepada wartawan. Dikatakannya, Pemprov Riau harus cepat mempersiapkan BUMD untuk mengambil alih sumur minyak itu. Sebab masa kontrak PT Chevron Pasific Indonesia akan berakhir di tahun 2021 karena Potensi ini sangat besar dampaknya bagi Riau.

"Sistem hitung-hitungan pemerintah dengan perusahaan minyak ini, memang sudah diatur dalam undang-undang. Selama ini pemerintah pusat mendapat bagian 85 persen dari hasil penjualan minyak. Sisanya 15 adalah bagian PT Chevron," katanya.

Dijelaskannya, jika sumur di Blok Rokan ini bisa di dikelola oleh BUMD, artinya Riau sudah dapat deviden sebesar 15 persen dari hasil penjualan itu. Sementara, dari 85 persen jatah pemerintah, tentu akan kembali ke Provinsi Riau dalam bentuk Dana Bagi Hasil atau DBH.  "Dua kali lipat kita dapat keuntungan," sambungnya.

Dia menambahkan, Riau jangan takut potensi alam dari sumur minyak itu akan habis. Sebab perkembangan teknologi saat ini sudah berhasil membuktikan bahwa sisa minyak di sumur itu masih bisa diambil. Upaya itu bisa saja dilakukan dalam bentuk join dengan BUMN, dalam hal ini adalah PT Pertamina (Persero).

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah mempersiapkan BUMD untuk mengelola itu. Secara regulasi, menurut Syahrial memungkinkan BUMD Riau merebut Blok Rokan. Namun demikian Pemerintah Provinsi Riau tetap harus memikirkan resiko dan biaya tinggi.

"Semuanya secara regulasi memugkinkan untuk di kelola BUMD, tapi ada resiko dan biaya tinggi. BUMD yang bergerak di bidang Migas sudah bisa mengelola itu," tukasnya.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini