Investor Malaysia Tertarik Berinvestasi Tanaman Jagung Dengan Teknologi Modern di Pelalawan

Redaksi Redaksi
Investor Malaysia Tertarik Berinvestasi Tanaman Jagung Dengan Teknologi Modern di Pelalawan
zul/riaueditor.com
Investor Malaysia Tertarik Berinvestasi Tanaman Jagung Dengan Teknologi Modern di Pelalawan
PELALAWAN, riaueditor.com - Pemerintah Kabupaten Pelalawan menyambut baik keinginan Datuk Sharan investor asal Negeri Jiran Malaysia untuk berinvestasi dibidang pertanian jagung di Kabupaten Pelalawa.Invertasi dengan teknologi modern ini rencana akan direalisasikan dalam waktu dekat.

Demikian disampaikan Kepala Bappeda Pelalawan, Ir M Syahrul Syarif MSi, Rabu (25/5/2016) di kantor bupati usai mendampingi Wakil Bupati Pelalawan Drs H Zardewan MM menerima kunjungan Datuk Sharan berserta rombongan. Turut hadir Wakil Ketua I DPRD Pelalawan Supriyanto.

"Niat untuk berinvestasi di Kabupaten Pelalawan didasari sulitnya areal di negara asal mereka sehingga mereka memilih daerah kita untuk beinvestasi. Investasinya dimaksud membangun swakemitraan dengan masyarakat pemilik lahan," Jelas Syahrul.

Lebih jauh disampaikan Syahrul Syarif, Pemkab telah mempersiapkan sekira 6000 hektar lahan persawahan di satu hamparan.

"Di areal ini memang areal persawahan sistim tanam tadah hujan, penanaman padi hanya dapat dilakukan satu tahun sekali. Jadi diareal ini bisa dimanfaatkan untuk tanaman jagung untuk dua sampai tiga kali dalam setahun," tuturnya.

Terkait kenapa potensi ini tidak dimanfaatkan pemerintah dengan melibat masyarakat Syahrul mengungkapkan hal ini tidak terlepas dari adanya jaminan pasar di lapangan.

"Kesulitan kita terletak disitu, sementara apa yang ditawarkan mereka adalah adanya jaminan pasar untuk prduksi jagung ini sendiri, sistim yang meraka pakai adalah swakelola, inikan sangat menguntung semua pihak, masyarakat pemilik lahan juga terbantu," tuturnya.

Lantas mengapa Datuk Sahran, berminat berinvestasi dibidang pertanian jagung, Syahrul mengatakan hal ini tidak terlepas banyaknya kebutuhan di negeri Jiran.

"Banyak yang bisa diolah dari bahan baku jagung, baik untuk bahan baku makanan, juga bisa untuk bahan baku ternak,"jelasnya lagi, kedepan juga di rencanakan pabrik pupuk. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini