Ikan Semakin Langka, Nelayan Bagan tak Melaut

Redaksi Redaksi
Ikan Semakin Langka, Nelayan Bagan tak Melaut
Nelayan tak lagi melaut.
BAGANSIAPI-API, riaueditor.com- Dahulu kala Bagan Siapi-api adalah kota penghasil ikan nomor 2 di dunia setelah Canada. Seiring berjalannya waktu, kini hasil tangkapan Nelayan kabupaten Bagan Siapi-api menurun drastis. Selasa(11/03).

Hampir sebulan ini nelayan tak melaut, alhasil di pasar tradisional seperti pasar Datuk Rubiah dan pasar Tangko tidak terlihat lagi ikan-ikan segar yang biasa menjadi konsumsi masyarakat Bagansi Api-api dan sekitarnya.

menurut Ijah (53) salah seorang ibu rumah tangga saat dikonfirmasi Riaueditor mengatakan saat ini ikan-ikan segar hasil tangkapan nelayan Rohil seperti ikan pari, ikan pecah periuk, ikan bawal, tenggiri, ikan batu, dan lain sebagainya sudah susah didapat.

"Sekarang sudah tidak kita temui lagi, ikan-ikan besar, kalau pun ada palingan kita beli ikan gulama dan ikan senangin, itupun kecil-kecil ikannya," katanya disela-sela kesibukan pasar tradisional.

Soal harga mahal, kalau pun kita tak bisa beli sekilo, yah setengah kilo aja, tambahnya.

Sarman (33) salah seorang pedagang ikan juga menjelaskan, ikan-ikan tersebut sekarang mulai langka, kalau pun ada harganya pasti selangit dan tak bisa diecer disini, kebanyakan di ekspor ke negara jiran tuturnya kepada Riaueditor.

"Mana ada,ikan ini pun kita dapat dari nelayan-nelayan serusa (nelayan sampan dayung) sambil menunjuk ke arah ikan tuka (anak pari).(HEN)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini