Harga TBS Sawit Masyarakat Tak Sesuai Keputusan Tim

Redaksi Redaksi
PEKANBARU(riaueditor)- Kendati tiap sepekan sekali ada penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit yang digelar Dinas Perkebunan (Disbun) Riau bersama perwakilan perusahan PKS dan Asosiasi Perkebunan Inti Rakyat (Aspekpir) Riau. Namun dilapangan, harga TBS tetap saja dikeluhkan para petani sawit.

"Kita tidak tahu. Padahal, tiap priode atau sepekan sekali itu ada penetapan harga TBS Kelapa Sawit yang difasilitasi Disbun Riau. Misal, priode 16 hingga 22 Januari 2013 ini ditetapkan harga TBS untuk usia 10 tahun keatas sebesar Rp1.363,20 perkilo. Tapi dilapangan harga tetap saja anjlok Rp400 dan Rp600 perkilo," katanya.

Hal ini disampaikan Rumanto, kepada wartawan, Minggu (20/1) di Pekanbaru saat bertemu dengan Aspekpir. Dikatakannya, harga TBS di Inhu tidak sesuai kondisi lapangan. Memang ada ketetapan harga yang disepakati, namun kenyataannya petani sawit menjerit, sebab perusahaan membeli TBS jauh dibawah ketetapan.

"Di Inhu, harga TBS sawit sangat anjlok. Sehingganya, petani menjerit disebab hampir setiap priodenya perusahaan PKS membeli dengan harga dibawah ketetapan yang telah disepakati. Makanya, petani sawit jadi risau. Bayangin, harga TBS ditetapkan Rp1.363,20 perkilo. Tapi TBS dibeli dengan harga murah," katanya.

Anjlok harga TBS sawit di Inhu inilah yang dilaporkan petani ke Aspekpir untuk ditindaklanjut ke Disbun Riau. Sebab katanya, anjloknya harga TBS ini sangat mencolok akan membuat petani di Inhu menjadi kelimpungan dikarena ulah perusahaan PKS. Sebab petani, katanya tidak bisa menutupi biaya operasional.

Dikatakannya, dengan harganya yang anjlok dan tidak karuan ini, maka sebagian besar petani sawit di Inhu tidak berani memanen. Ini karena, akan perhitungan hasil panen nantinya tidak bisa menutupi biaya produksi. "Kalau kami paksakan panen buah sawit, kami malah tekor. Untuk upah panen tidak cukupi," katanya.(das)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini