Harga Karet di Kabupaten Kampar Makin Anjlok

Redaksi Redaksi
Harga Karet di Kabupaten Kampar Makin Anjlok
ist.net
KAMPAR, Riaueditor.com- Harga karet di Kabupaten Kampar pada umumnya makin anjlok. Kondisi ini telah terjadi berbulan-bulan. Akibatnya para petani mengeluhkan menurunnya pendapatan mereka. Sejumlah petani minta Pemerintah Kabupaten Kampar ikut terlibat mencari solusi untuk meningkatkan kembali produk dari pada umumnya petani di Kampar tersebut.

Dari penelusuran wartawan, pada umumnya harga karet di Kabupaten Kampar terjun bebas. Beberapa bulan lalu harga karet bahkan telah mampu mencapai Rp 15 ribu/kilogram. Namun sejak beberapa bulan belakang harga karet jatuh hingga lebih dari 100 persen.

Ali, warga Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampar Timur mengakui bahwa harga karet di wilayah Kampar dalam beberapa bulan terakhir hanya berkisar rata-rata Rp 6000 hingga Rp 7000 per kilogram.

"Kita tidak tahu apa penyebabnya, sementara getah pohon karet saat ini juga menurun produksinya karena kemarau berlangsung lebih panjang," kata Ali.

Dengan kondisi harga karet saat ini dan semakin melambungnya harga kebutuhan pokok dan datangnya hujan menyebabkan banyak masyarakat petani karet terlilit utang.
"Yang punya anak kuliah dan sekolah di luar daerah merasakan sekali beratnya perjuangan mereka," katanya.

Sementara kondisi yang sama juga dijumpai di Kecamatan Kampar, Tapung, Kuok, XIII Koto Kampar dan Koto Kampar Hulu.

Abas Gani (62), warga Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar yang masih bekerja menyadap karet mengakui bahwa harga tertinggi karet dengan kualitas paling tinggi di desanya hanya dinilai Rp 8000/kilogram oleh toke-toke setempat.

"Harga tergantung bagus apa tidaknya getah kita. Harga paling rendah Rp 6000 per kilogram," ucapnya.

Sementara salah seorang toke karet di Desa Binamang Kecamatan Koto Kampar Zarkasih mengakui bahwa para pembeli karet kepada petani tidak mengetahui apa sebenarnya yang menyebabkan pembelian karet di pabrik  menjadi rendah.

"Mungkin karena permintaan dunia betul yang berkurang," ucapnya.

Namun demikian dia berharap ada sentuhan kebijakan dari Pemerintah Daerah sehingga hal-hal yang membuat harga karet menjadi murah bisa teraratasi.

"Pemerintah kita harapkan berbuat disaat kondisi petani kita begini," ulasnya.

Sementara terkait rendahnya harga karet, Kepala Dinas Perkebunan Kampar Asril Astaman ketika dikonfirmasi Riau Editor .com  kemarin belum tersambung.(Ha)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini