Data Nasabah Bank Dibuka, Nanti Ada Gayus Baru!

Redaksi Redaksi
Data Nasabah Bank Dibuka, Nanti Ada Gayus Baru!
ILUSTRASI OKEZONE
JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan berkeinginan untuk membuka data nasabah bank sehingga memudahkan menggali potensi penerimaan pajak.

Menanggapi hal itu, lembaga konsultan Ernst and Young (EY) mengaku khawatir apabila benar-benar terjadi. Karena hal tersebut bisa dimanfaatkan oleh oknum pajak yang nakal seperti Gayus Tambunan.

"Tapi itu bergantung melihat angle yang mana, tapi takutnya ada oknum-oknum seperti Gayus itu jadi pertimbangkan masak-masak lah," ucap Partner Assurance Service Ernst and Young (EY), Danil Setiadi Handaya, di The Financial Club, Graha Niaga, Jakarta, Kamis (13/3/2014).

Danil menyarankan pemerintah benar-benar memfilter pemilik rekening-rekening dengan nilai simpanan besar terlebih dahulu sebagai tahap awal jika rencana ini benar-benar direalisasikan.

"Pokoknya transparansi boleh-boleh saja, yang penting tujuannya jelas. Tahap awal, bukalah data rekening yang nilai simpanannya miliaran Rupiah untuk pajak," ucapnya.

Danil mengungkapkan, dalam Undang-Undang (UU) Perbankan menyatakan bahwa bank wajib melindungi atau merahasiakan data nasabah. Sehingga, jangan sampai nasabah justru menjadi tidak nyaman dengan aturan tersebut.

"Kalau memang buat urusan pajak, sebenarnya tidak apa ya. Tapi, jangan membuka data rekening nasabah bila tujuannya tidak jelas," pungkasnya.

(rzy/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini