Menyimpang dari Janji, Jokowi Disebut Menggendong Lupa

Redaksi Redaksi
Menyimpang dari Janji, Jokowi Disebut Menggendong Lupa
foto ilustrasi
Menyimpang dari Janji, Jokowi Disebut Menggendong Lupa.
JAKARTA - Direktur PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyebut jargon Nawacita dan Trisakti pada visi-misi kampanye Joko Widodo (Jokowi) tidak diimplementasikan. Ditambah dengan adanya Tim Transisi saat Jokowi belum menjadi presiden dianggap sebagai kesalahan awal pemerintahannya.

"Kalau kita lihat Nawacita dan Trisakti terjadi penyimpangan di pemerintahan Jokowi. Kita perlu mengingatkan secara keras kepada Pak Jokowi bahwa Anda pemimpin negara bukan seperti wali kota," ujar Ari di Kantor PARA Syndicate Wijaya Timur, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2015).

Ari menambahkan, terdapat kekuasaan parasit yang bisa menggendong lupa dan juga ingkar terhadap janji maupun visi dan misi pada saat menjadi pemimpin negara. Sehingga, hal semacam ini yang mesti disoroti terhadap pemerintahan presiden asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.

"Jadi lupa dan ingkar ini yang perlu kita garis bawahi apakah Pak Jokowi lupa dengan sembilan janji Nawacita itu, oke sudah dilakukan tapi seperti apa implementasinya ataukah ingkar kalau bicara ingkar inikan ada iktikad bagaimana sebenarnya Pak Jokowi sampai pada kursi presiden. Ya ini menggendong lupa, lupa bahwa dia sudah dipilih oleh rakyat. Lupa bahwa dia sudah membuat konsep yang bagus dengan revolusi mental agenda Nawacita," jelasnya.

Ari mengatakan, PARA Syndicate meragukan sejumlah program yang dicanangkan bisa terealisasi jika Jokowi tidak diingatkan perihal visi misinya selama kampanye.

"Saya ragu proyek-proyek yang sudah dicanangkan oleh Beliau itu bisa sampai pada maksud dan tujuannya. Sehingga kita perlu mengingatkan Pak Jokowi bahwa kita mencatat ada sembilan agenda Nawacita yang kalau kita printil satu per satu mulai memajukan kembali negara pertama sampai dengan soal kebhinekaan," katanya.

(Ari/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini