Geng Motor Kembali Marak, Aparat Kapan Bertindak

Oleh: Dicky Kurniawan
Redaksi Redaksi
Geng Motor Kembali Marak, Aparat Kapan Bertindak
ilustrasi
SETELAH setahun menghilang, aksi geng motor di Kota Pekanbaru akhir-akhir ini kembali marak, hingga mengembalikan trauma warga kota akan kekejian geng motor "klewang". Apalagi korban telah berjatuhan sehingga tindakan tegas aparat kepolisian sangat dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan ini.

Maraknya aksi geng motor di Kota Pekanbaru semakin membuktikan bahwa kelompok ini kian eksis mengalahkan kinerja kepolisian. "Dimana patroli polisi selama ini dan dimana peralatan serta personil yang selalu dibangga-banggakan pada setiap hari jadi kepolisian?

Kita hanya bisa menggeleng atau menjawab "entah".

Pak polisi, kami hanya berharap tolong secepatnya tindak tegas geng motor ini hingga ke akar-akarnya. Jadilah polisi yang gagah, jangan melemah dan menimbun lemak, sudah berapa banyak korban jatuh, tapi tak satu pun tindakan nyata aparat kepolisian tampak dilapangan. Padahal di masing-masing Polsek ada petugas-petugas yang berpakaian sipil, seperti Satresrim dan Intel.

Bapak Kapolresta Pekanbaru, jika tidak ada tindakan nyata aparat kepolisian dalam menuntaskan permasalahan geng motor di kota Pekanbaru, maka korban keganasan geng motor akan terus berjatuhan. "Apa mesti menunggu anak, ponakan serta kerabat bapak menjadi korbannya, baru di brantas geng motor ini?

Yang jelas fakta di lapangan kita sama-sama melihat geng motor kembali beraksi. Baru-baru ini dua warga menjadi korbannya. Haruskah kita biarkan korban terus berjatuhan sementara jajaran kepolisian tidak bertindak dan hanya mengoceh di HT Motorola, seakan situasi aman terkendali. Mana yang namanya patroli rutin di jajaran kepolisian terutama Polsek.

Yang jelas tidak adanya tindakan nyata aparat kepolisian, mengakibatkan aksi geng motor justru semakin brutal dengan melakukan aksi secara terang-terangan sehingga masyarakat semakin resah karena tidak lagi nyaman di jalan akibat teror geng motor.

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini