Tergiur Pendapatan Instan, Artis Bisa Saja Melacurkan Diri

Redaksi Redaksi
Tergiur Pendapatan Instan, Artis Bisa Saja Melacurkan Diri
Foto: Heru Haryono/Okezone
Nikita Mirzani
JAKARTA - Penangkapan artis beken nan seksi, Nikita Mirzani (NM) di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat belum lama ini sontak bikin heboh dunia seni hiburan di Tanah Air.

Pasalnya, artis bertubuh aduhai yang sudah dua kali bercerai itu justru dianggap menjadi korban atas tindak pidana perdagangan manusia (human traficking) yang dilakukan oleh manajernya sendiri.

Menanggapi hal itu, psikolog Intan Erlita, menilai ada yang aneh dari dicokoknya Nikita oleh polisi. Menurut Intan, sangat janggal jika pemeran film Nenek Gayung itu malah diposisikan sebagai korban, padahal jelas-jelas tertangkap basah berada di kamar hotel bersama pria.

Intan mengatakan, maraknya praktik prostitusi online di kalangan artis mewajibkan polisi untuk menelusuri mata rantai praktik prostitusi itu sendiri, bukan malah membelokkan ke isu perdagangan manusia.

"Niki (Nikita Mirzani) itu bukan perempuan dari kampung yang tidak tahu apa-apa. Dia emang wong ndeso? Human traficking (itu) apabila pelaku tidak mengetahui kalau dia dijual. Saya pikir Niki cukup smart-lah sebagai orang kota," cetus Intan saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Minggu (13/12/2015).

Sebagai publik figur, sambung Intan, Nikita kerap menjadi sorotan media massa. Bahkan, perempuan yang mengaku telah melakukan operasi plastik di bagian tubuhnya itu kerap menjadi buah bibir lantaran berhasil mengekspose hidupnya sendiri.

"Yang pasti kita sama-sama mengetahui bagaimana gemerlapnya kehidupan artis. Artis punya biaya hidup yang tinggi jadi bisa saja kan artis terlibat prostitusi karena ingin memiliki pendapatan yang instan," bebernya.

Intan berharap, Nikita mampu mengambil hikmah atas kejadian ini. Sebab, sebagai publik figur setiap artis memiliki kewajiban untuk mencontohkan hal-hal yang positif kepada masyarakat.

"Kita berharap ini kan Niki dibawa ke dinas sosial, semoga dia bisa berubah lebih baik lagi," tutur Intan.

Nikita Mirzani Dipulangkan

Terkait kasus hukum yang menimpa Nikita Mirzani, Intan mengimbau agar aparat kepolisian dapat mengusut mata rantai bisnis esek-esek yang melibatkan artis Indonesia. Sebab, prostitusi online artis secara nyata telah mencoreng dunia seni peran di Tanah Air.

"Yang ngelakuin kan sedikit, imbasnya ke mana-mana. Biasanya artis terlibat prostitusi dia yang banyak pengeluaran tapi hanya sesekali tampil itu perlu diusut dan diputuslah mata rantainya," demikian Intan.


(put/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini