Pemprov Riau Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur Jalan

Redaksi Redaksi
Pemprov Riau Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur Jalan
humas riau
Plt Gubernur REiau Arsyadjuliandi Rachman pada saat kungjungan kerja ke kabupaten Rokan Hulu.
PEKANBARU, riaueditor.com - Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Satker Randal) Provinsi Riau mengelar Workshop Sinkronisasi Program Bidang Keciptakaryaan Tahun 2015 beberapa waktu lalu, di Pekanbaru. Acara tersebut dibuka Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air.

Penyelenggaran kegiatan tersebut bertujuan sebagai proses perencanaan dan anggaran yang sedang berjalan saat ini, serta untuk menyepakati prioritas program bidang Ke-Ciptakarya-an khususnya untuk TA 2015 dengan menilai kesiapan kabupaten/kota khususnya terhadap dokumen Rediness Criterianya.

"Kebijakan dan orientasi pembangunan bidang Cipta Karya untuk mewujudkan permukiman layak huni yang berkelanjutan," ucap Lily Endar Prasasti Kepala Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Satker Randal) Provinsi Riau, kepada media ini, Kamis (3/12/15) di Kantor PU Riau Jalan SM Amin Nomor 92, Pekanbaru.

Perumusan prioritas program juga diarahkan pada keterpaduan dalam wilayah/spasial sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta harmonisasinya dengan kebutuhan sektoral. "Dalam workshop tersebut juga dilakukan pelatihan langsung pengisian aplikasi usulan program, mekanisme penyusunan program kebijakan melalui desk yang dipimpin langsung oleh para Satker bidang Cipta Karya di Provinsi Riau," lanjut Lily.

Prioritaskan Pembangunan Jalan

Jalan termasuk salah satu sarana penting dalam menunjang terciptanya kelancaran usaha, pembangunan, dan segala bentuk aktivitas lainnya. Maka akses yang dapat menghubungkan suatu daerah dengan daerah lainnya secara otomatis diperlukan.

Kondisi jalan yang buruk, rusak, atau sulit ditempuh adalah kondisi yang selalu dikeluhkan masyarakat untuk mencapai keberhasilan di berbagai bidang. Ketergantungan segala bentuk aktivitas terhadap akses jalan ini menjadi perhatian penting bagi Pemerintah Provinsi Riau dari masa ke masa.

Di tahun 2015 ini, Dinas Bina Marga Provinsi Riau menyampaikan terkait jalan Provinsi Riau yang mengalami kerusakan. Dari 3.033 kilometer jalan yang menjadi akses penghubung antar daerah, hanya sebagian saja yang berhasil diperbaiki pada tahun ini. Sejumlah kerusakan yang masih menunggu perbaikan itu diharapkan Pemerintah Provinsi Riau dapat terselesaikan secara cepat dan bertahap, tahun mendatang.

Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Riau, Syafril Buchari, menyebutkan tidak semua jalan provinsi yang rusak bisa diperbaiki. Pihaknya sebagai Dinas yang berhubungan langsung terhadap masalah ini tengah berupaya keras untuk perbaikan-perbaikan kerusakan jalan.

Untuk yang belum sempat diperbaiki tahun 2014 ini akan diperbaiki dengan anggaran tahun depan. Kalau memang tidak terkejar tahun ini, akan kita perbaiki tahun 2015 mendatang, jelas Syafril.

Lebih jauh lagi, dalam sebuah kesempatan, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri), Arsyadjuliandi Rachman sempat melontarkan pentingnya akses jalan untuk mendukung pengembangan potensi daerah. Usaha yang dilakukan masyarakat dalam memperbaiki kondisi ekonomi, sangat bergantung kepada akses jalan yang memadai.

Ditegaskan pula oleh Plt Gubri, di era persaingan ekonomi yang semakin terbuka di masa yang akan datang, Pemerintah Provinsi Riau memiliki kebijakan untuk menciptakan kelancaran bagi masyarakat. Selain terus fokus dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi perhatian penting Pemerintah Provinsi Riau.

Pemprov Riau dalam menghadapi persaingan yang akan datang, tentu akan terus fokus membangun infrastruktur jalan. Hal ini disebutkan Plt Gubri beberapa waktu lalu di hadapan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Selasa (21/10).

Melihat pertumbuhan UMKM yang seiring dengan pembukaan akses jalan di banyak daerah, Pemprov Riau akan terus fokus membangun infrastruktur jalan. Hal itu dibuktikan dengan APBD Riau yang sebagian besar dialokasikan ke program-program pembangunan tersebut.

"Hingga lima tahun ke depan akan banyak pembangunan jalan di Kabupaten/Kota di Riau yang diharapkan mampu merangsang pertumbuhan UMKM," sebut Plt Gubri.

Selaras dengan paparan Plt. Gubri beberapa waktu yang lalu itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Zaini Ismail, Jum'at (5/12 juga mengungkapkan, perbaikan jalan provinsi yang mengalami kerusakan memang harus segera dilakukan. Sebab jalan tersebut menjadi nadi perekonomian bagi masyarakat di daerah ini.

Sebagai contoh, dia menyebutkan, salah satu jalan provinsi yang perlu mendapatkan perhatian besar adalah Jalan Lingkar Kubang, Pekanbaru, yang kondisinya sangat rawan kecelakaan lalulintas. ?Jalan tersebut harus segera diperbaiki agar bisa nyaman untuk dilewati. Tidak hanya Jalan Lingkar Kubang saja, tapi jalan-jalan lain yang ada di Riau harus diperbaiki,? katanya.

Zaini menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Riau sudah sering mendapat laporan dari masyarakat terkait jalan rusak, agar mendapat tindakan untuk segera diperbaiki.

APBD-P Riau Akan Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur
Pembangunan infrastruktur akan menjadi prioritas pada APBD-Perubahan Riau tahun ini. Pemerataan pembangunan infrastruktur tersebut tidak ada pengecualian baik Riau daratan mau pun kawasan pesisir.

"Sesuai dengan visi misi pak Plt Gubri, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas kita," kata Kepala Bappeda Riau Muhammad Yafiz, Rabu (6/5/15) lalu.

Menurut Yafiz, infrastruktur yang akan menjadi prioritas tersebut diantaranya seperti jalan dan jembatan. Hal ini menjadi perhatian, lantaran dua persoalan itu masih butuh perhatian lebih.

"Saya belum bisa paparkan apa-apa saja. Tapi yang jelas infrastruktur memang akan jadi prioritas," ungkap Yafiz.

Ada pun menyinggung rencana Dinas Bina Marga Riau yang akan mengusulkan anggaran pembangunan lanjutan jembatan Siak IV sebesar Rp100 miliar, Yafiz ngaku belum ada menerimanya.

Namun paparnya hal itu kemungkinan bisa saja diusulkan seperti. Mengingat pembangunan jembatan yang menghubungkan Kecamatan Senapelan dan Rumbai Pesisir itu direncanakan akan dilanjutkan pembangunannya.(adv)***

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini