Ahmad Hijazi: Arsip Merupakan Jati Diri Bangsa

Redaksi Redaksi
Ahmad Hijazi: Arsip Merupakan Jati Diri Bangsa
humas riau
Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi saat membuka Pameran Citra Kearsipan di gedung Badan Perpustakaan, Arsip & Dokumentasi Provinsi Riau.
PEKANBARU, riaueditor.com - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi, mengatakan, keberadaan arsip sangat penting untuk keberlangsungan generasi berikutnya. Bahkan menurutnya, arsip sudah menjadi jati diri bangsa.

"Kalau tidak ada arsip, tidak akan ada sejarah," kata Sekda usai membuka pameran citra kearsipan di gedung arsip BPA Riau. Kamis (15/12).

Sejarah bangsa, negara dan pahlawan-pahlawannya diketahui karena arsip. Sudah saatnya, kata Hijazi, masyarakat tergerak untuk menggali lagi sejarah bangsa dan negara.

"Terutama kita di Riau, menggali kebudayaan dan sejarah kita," kata mantan Sekretaris Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Provinsi Riau ini.

Mengenai tema yakni Pahlawan Integritas, kata Hijazi, terkait dengan pahlawan yang mempunyai jati diri, berperilaku jujur dan kreatif. "Mereka (pahlawan, red) yang bertanggung jawab atas pekerjaannya. Itu tetap kita ketahui lagi dari keberadaan arsip. Artinya arsip merupakan jati diri kita," ulang Hijazi.

Pameran Citra Arsip ini diharapkan memberi pengaruh besar kepada masyarakat Riau untuk menggali kembali sejarah dan kebudayaan. "Karena arsip memberikan kita gambaran akan masa lampau. Kita tahu dan bisa belajar akan hal-hal di masa lampau," kata Hijazi.

Dirinya berharap, instansi terkait, dalam hal ini BPAD Riau terus melakukan upaya-upaya dan terobosan yang menguatkan tentang kearsipan.

Sementara itu, Kepala BPAD Riau, Yoserizal Zen, menjelaskan, kelemahan kearsipan Riau selama ini salah satunya adalah keberadaan arsiparis. Dimana sudah berlangsung bertahun-tahun, Riau hanya memiliki maksimal 13 pegawai arsiparis.

"Alhamdulillah tahun ini sudah bertambah 45 orang. Ini sangat memudahkan pekerjaan kita. Karena yang akan kita gali itu bukan hanya satu daerah, tapi setidaknya 12 kabupaten/kota, bahkan ada yang berkaitan dengan kearsipan kita di luar negeri," jelas Yoserizal.

Dalam kesempatan itu, Yoserizal menyampaikan, keberadaan arsiparis ini akan diupayakan terus ditambah. Karena jumlah 45 orang itu, kata Yoserizal, terbilang juga masih kurang.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini