Warga Terantang Kembali Beraksi, Tuntut Galian C Dihentikan

Redaksi Redaksi
TAMBANG(riaueditor)-Seratusan warga terantang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Senin (03/12/2012) untuk kesekian kalinya kembali menggelar aksi demonstrasi. Warga menuntut dihentikannya kegiatan tambang Galian C di Pulau Botiong.

Sayangnya aksi warga yang awalnya berjalan damai ini berlangsung panas, hingga berlanjut ke Polres Kampar. Pasalnya PJS Kepala Desa Terantang yang diduga tak senang dengan aksi warga juga mengumpulkan orang untuk menghadang warga yang berkonvoi menuju lokasi tambang kerikil. Tiba-tiba PJS Kades Terantang langsung memukuli beberapa warga yang menaiki sepeda motor.

Akibatnya warga yang mengendarai sepeda motor terjatuh dan mengalami luka-luka. Sementara pada bagian kepala dan bibir juga mengalami luka akibat pukulan oknum tersebut. Sedangkan sepeda motor yang dikendarai warga rusak.

Hanizar alias Datuk Putar yang tergabung dengan warga juga tak luput dari aksi kekerasan ini. Baju adat yang dikenakan si Datuk menjadi robek karena ditarik paksa oleh Zam, oknum PJS Kades Terantang.

Tak senang dengan aksi main pukul oknum Kades Terantang, Hanizar bersama empat warga lainnnya yang menjadi korban pemukulan membuat pelaporan ke Polres Kampar.

Aksi yang berlangsung pukul 11.00 WIB di lokasi Galian C ini selesai sekitar pukul 13.30 WIB. Warga kemudian melanjutkan aksinya ke KKPA yang berada di seberang sungai Terantang. Kepada Ketua Koperasi warga meminta kegiatan di lokasi dihentikan selama perundingan. Di sini warga juga menuntut agar hak-hak mereka diberikan.

Sebelumnya aksi tambang ini sudah pernah ditutup karena merusak lingkungan sungai. Namun setelah pergantian Kepala Desa menjadi PJS yang dipegang Zam, tambang ini kembali beroperasi.

Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian Sektor Tambang yang dipimpin langsung oleh AKP Sumarno dari Polres Kampar. Terlihat pula Kasat Intel dan Kasat Sabhara AKP Marianta.(hbi)
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini