Larangan Perdagangan, AS-China Makin Tegang

Redaksi Redaksi
Larangan Perdagangan, AS-China Makin Tegang
Perang dagang AS China - istimewa

JAKARTA - Keputusan pemerintah AS melakukan pelarangan perdagangan perusahaan China mendapat kecamanan dari pemerintah setempat. Bahkan Beijing menyebut pemerintah Biden 'seperti bandit' dengan keputusannya.

Menurut China, tindakan itu tidak ada bedanya dengan menjarah properti orang lain. Yakni menciptakan 'kemiskinan dan pengangguran paksa' di Xinjiang.

"AS menggunakan hak asasi manusia sebagai kepura-puraan...untuk menindas pembangunan industri Xinjiang dengan cara tidak bermoral," kata juru bicara kementerian luar negeri, Zhao Lijian, dikutip dari AFP, Jumat (25/6/2021).

Zhao juga menuding AS melakukan politisasi kerja sama ekonomi dan perdagangan yang normal. Gedung Putih dikatakan bertindak semena-mena menindas perusahaan-perusahaan di China.

Sebelumnya, AS mengumumkan melarang impor bahan panel surya dari perusahaan China. Selain itu juga melakukan pembatasan perdagangan pada empat perusahaan lain akibat diduga melakukan kerja paksa di wilayah Xinjiang.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini