"Impian saya akhirnya terwujud, saya tidak bisa menggambarkan perasaan saya saat ini. Saya sangat emosional dan sudah bekerja keras. Saya hanya bersyukur bisa berdiri di sini. Impian benar-benar terwujud," ujar Kenin dikutip dari The Guardian.
Sebelum Australia Open 2020, Kenin hanya mampu menembus babak keempat ajang Grand Slam. Tapi, kehadiran petenis kelahiran Moskow itu sudah diperhitungkan sejak mengalahkan Serena Williams di babak ketiga Roland Garros tahun lalu.
Menariknya, Kenin dan Muguruza merupakan petenis kuda hitam di Australia Open 2020. Final Kenin vs Muguruza tidak diprediksi sebelumnya.
Dalam perjalanan ke final, Kenin sukses mengalahkan petenis nomor satu dunia asal Australia Ashleigh Barty. Sementara Muguruza mengalahkan Simona Halep (unggulan keempat) di babak semifinal.
Muguruza merupakan mantan petenis nomor satu dunia yang kehadirannya di Australia Open 2020 berstatus non-unggulan. Petenis asal Spanyol itu sebelumnya merebut gelar French Open 2016 dan Wimbledon 2017.
Kenin sendiri merupakan petenis AS pertama selain Serena-Venus Williams yang mampu ke final Australia Open sejak Lindsay Davenport pada 2005.
Kenin kini akan meningkat ke posisi tujuh dunia dan menjadi petenis AS dengan peringkat tertinggi di ranking WTA.
(cnnindonesia.com)