Di Maria `Menggila`, Argentina Tuntaskan Dendam

Redaksi Redaksi
Di Maria `Menggila`, Argentina Tuntaskan Dendam
foto: Reuters
Selebrasi para pemain Argentina
DUSSELDORF – Tiga assist dan sebuah gol, Angel Di Maria `menggila`. Pemain berusia 26 tahun itu mampu membawa Argentina menuntaskan dendam di final Piala Dunia lalu, usai mempermalukan Jerman dengan skor 4-2, Kamis (4/9/2014) dini hari WIB.

Selain Di Maria yang bisa dikatakan menjadi bintang lapangan, hasil pertandingan ini juga menandakan debut manis dari pelatih anyar Argentina, Gerardo Martino yang baru saja menggantikan posisi Alejandro Sabella.

Jalannya pertandingan:
Aroma dendam tersaji kala Argentina menantang Jerman di stadion ESPRIT Arena. Meski bertajuk laga persahabatan, namun permainan kedua tim menunjukkan gelagat `Enggak Mau Kalah`.

Jerman dengan pelatih yang sama, Joachim Low menyajikan formasi yang agak berbeda jika dibanding skuadnya di final Piala Dunia lalu. Penjaga gawang Manuel Neuer tetap menjadi tumpuan, sedangkan Mario Gomez menghiasi lini depan Der Panzer.

Sementara Gerardo Martino yang merupakan nakhoda baru Tim Tango tak begitu signifikan mengubah banyak pemain. Angel Di Maria tetap menjadi sosok sentral di skuad Argentina.

Pertandingan langsung berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal, beberapa peluang pun tercipta, namun belum ada satu pun yang menghasilkan sebuah gol bagi kedua kesebelasan. Setidaknya kedudukan tanpa gol hingga 15 menit berjalan.

Kebuntuan terpecahkan, sekaligus mengejutkan ketika Argentina mampu mempimpin 1-0 pada menit ke-20 lewat gol yang dicetak oleh Aguero. Berawal dari sisi kiri pertahanan tuan rumah, Di Maria menunjukkan kelasnya dengan melepaskan umpan crossing yang disambut sepakan Aguero. Kiper Manuel Neuer tak mampu menghentikan bola masuk ke jalanya.

Menit ke-23 Jerman mendapatkan peluang untuk menyamakan skor. Sayang sepakan Marco Reus masih melebar. Gantian menyerang, kali ini giliran Marcos Rojo yang melepaskan tendangan keras. Sayang upaya bek anyar Manchester United masih digagalkan oleh Neuer.

Bukannya menyamakan kedudukan, Jerman justru kian tertinggal pada menit ke-40. Kali ini melalui serangan balik yang lagi-lagi dimotori oleh Di Maria. Dengan tenang, pemain termahal di Premier League itu memberikan umpan manja, dan membuat Eric Lamela melepaskan sepakan voli yang menghujam gawang Neuer untuk kali kedua.

Gol tersebut menandakan berakhirnya babak pertama dengan skor 2-0 untuk keunggulan Tim Tango.

Lepas dari ruang ganti, Argentina langsung mendapatkan peluang hebat pada menit ke-47. Di Maria yang mengambil tendangan bebas kembali membuat umpan cantik. Bek Federico Fernandez pun menyambut bola itu dengan kepala yang tak sanggup dihalau oleh kiper pengganti, Weidenfeller. Argentina 3, Jerman 0.

Di Maria memang layak dinobatkan sebagai pemain terbaik pada laga ini. Pasalnya selain menciptakan assist, mantan pemain Real Madrid itu juga menyumbang gol. Kali ini umpan dari Pablo Zabaleta mampu dikonversi menjadi sebuah gol pada menit ke-50. Jerman tertinggal empat gol tak terbalas.

Tuan rumah enggak mau menjadikan malam ini berakhir suram, meski ini cuma laga persahabatan. Walau kalau, mereka juga tidak mau telak-telak amat. Alhasil tuan rumah menciptakan gol perdana di laga ini melalui Andre Schurrle pada menit ke-52. Buat winger Chelsea ini, gol tersebut merupakan yang ke-17 dari 40 penampilannya bersama Der Panzer.

Jerman memperkecil defisit ketertinggalannya. Mario Gotze membuat gol kedua ke gawang Argentina dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Gotze sendiri masuk di babak kedua, menggantikan Mario Gomez yang tampil kurang meyakinkan. Skor 2-4 masih untuk keunggulan Argentina.

Meski Jerman terus menggencarkan serangan, namun nampaknya tak berubah hingga peluit akhir berbunyi. Skor 4-2 pun menjadi milik Argentina yang sekaligus sebagai momen penuntasan dendam mereka atas Jerman di final Piala Dunia lalu.

Susunan Pemain:
Jerman: Neuer - Grosskreutz, Ginter, Höwedes, Durm - Kramer, Kroos - Schürrle, Reus, Draxler - Gomez

Argentina: Romero, Zabaleta, Fernández, Demichelis, Rojo, Pérez, Mascherano, Biglia, Lamela, Di Maria, Aguero
(fir/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini