Atlet Riau Keluhkan Kecilnya Dana Pembinaan

Redaksi Redaksi
Atlet Riau Keluhkan Kecilnya Dana Pembinaan

PEKANBARU,riaueditor.com-Irama sumbang seputar pembinaan sejumlah cabang olahraga dan kesejahteraan atlet, masih saja terdengar miris di Provinsi Riau. Sejumlah atlet mengeluhkan kecilnya dana pembinaan yang mereka terima, bahkan atlet di ajang PON 2012 lalu di Riau peraih pedali perunggu, kini atlet ini ditelantarkan.

Keluhan tersebut ditujukan ke KONI Riau, KONI Kota Pekanbaru dan Dispora Riau. Dari dulu pula banyak atlet Riau yang hengkang ke provinsi lain.

Beberapa atlet, kakak dan abang dari atlet di Riau sering mengeluhkan hal ini kepada wartawan di Kantor KONI Jalan Gajahmada Pekanbaru. Mereka minta namanya jangan disebut karena akan berdampak negatif terhadap  pengurus cabang olahraga masing-masing.

Ada atlet yang akan ikut Pekan Olah Raga Provinsi Riau 2014 (Porprov) di Kota Rengat Kabupaten Indragiri Hulu sudah masuk Training Center (TC)  latihan setiap hari, tapi kebutuhan gizi dan uang saku atlet minim, sehingga banyak atlet yang mengeluh. Ada atlet yang hanya dapat uang pembinaan yang paling rendah Rp300 ribu per bulan.

Hal ini akhirnya dikeluhkan atlet dan pelatih, dan akhirnya mengadu ke wartawan di KONI Riau.

Berdasarkan data 2013 lalu, sisa anggaran KONI Riau sekitar Rp28 miliar. Sementara tahun 2014 ini dianggarkan Rp15 miliar sehingga dijumlahkan tahun 2013 dengan 2014 ini dana KONI menjadi Rp43 miliar. Sekitar Rp6 miliar di antaranya adalah untuk dana pembinaan dan prestasi atlet. Dana pembinaan untuk atlet dinilai besar totalnya Rp6 miliar, tapi uang yang sampai ke tangan atlet kecil.

Apakah dana yang diberikan ke atlet ada yang dipotong? Inilah isu yang kini merebak dan aparat hukum diminta memeriksa keuangan KONI Riau, KONI Pekanbaru, Dispora Riau.

Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Dispora Riau Drs Sanusi  Anwar yang ditanya soal keluhan banyak atlet ini tidak bersedia komentar. Hanya saja masalah persiapan ajang Seleksi PON Remaja di Jakarta 30 September hingga 5 Oktober 2014 yang ditanggapi.

Menurutnya Riau mengirim atlet untuk ajang Seleksi PON Remaja tersebut dari 15 cabang olahraga saja, sedangka angkat berat dan angkat besi tidak ikut.

Pada Rabu kemarin (24/9), sejumlah pengurus KONI Riau rapat di Sekretariat KONI Riau Jalan Gajahmada Pekanbaru untuk menghadapi persiapan Porprov 2014 di Rengat dan Seleksi PON Remaja 2014 di Jakarta.(vila)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini