Jalin Silaturahmi, DPP LEMTARI dan DPW LEMTARI Riau Gelar Buka Bersama

Redaksi Redaksi
Jalin Silaturahmi, DPP LEMTARI dan DPW LEMTARI Riau Gelar Buka Bersama
riaueditor.com/raf

PEKANBARU, riaueditor.com - Dihadiri langsung Ketua Umum DPP LEMTARI Suhaili Husein Datuk Mudo, LEMTARI adakan buka bersama dan jalin silaturahmi dengan DPW LEMTARI Provinsi Riau di Angkasa Garden Hotel jalan Setia Budi, Pekanbaru pada Jum'at (8/4/2022) sekira pukul 15.00 wib.

Acara diawali dengan pemaparan struktur pengurus DPW LEMTARI Provinsi Riau yang disampaikan oleh Ryo Amelgo, S.Kep dan dilanjutkan dengan penyampaian persiapan seminar dan persiapan pengukuhan DPW LEMTARI yang direncanakan pada tanggal 2 Juni 2022 nanti oleh Adeli Rahmat Fitri.

Dalam acara silaturahmi yang berlangsung Suhaili Husein Datuk Mudo mengatakan Jati diri bangsa Indonesia itu adalah orang beradat.

"Tidak ada orang kita yang tak mau disebut sebagai orang yang tak beradat, tapi tak masalah jika disebut sebagai orang yang tak berbudaya," ujarnya.

Dalam paparannya Suhaili menyampaikan tujuan LEMTARI kedepannya yaitu akan berupaya memfungsikan dan memberlakukan hukum Adat di setiap daerah atau desa Adat sesuai dengan adat istiadat setempat.

"LEMTARI itu mendorong agar di setiap daerah khususnya desa dapat diberlakukannya hukum adat," katanya.

Untuk itu rencananya dalam seminar DPW LEMTARI Provinsi Riau nanti akan di bahas bagaimana cara memberlakukan hukum Adat di setiap desa atau kenegerian tersebut guna diajukan ke Pemerintah untuk dijadikan Peraturan Adat (Perdat) yang diberlakukan secara resmi atau diakui Negara.

"Kita akan mencoba ajukan ke pemerintah untuk memfungsikan dan memberlakukan hukum Adat di setiap desa atau kenegerian kita melalui Perdat yang diakui oleh negara, hal ini dibolehkan oleh negara dan undang-undang," jelas Suhaili.

Selain itu Suhaili juga menyebutkan ada beberapa bidang Organisasi sayap LEMTARI yang terdiri dari Dubalang atau polisi adat, mahasiswa adat, perempuan adat dan pemuda adat LEMTARI dan bidang lainnya.

Syahruddin, Sekretaris LEMTARI Kampar mengatakan sejauh ini masih banyak masyarakat yang belum memahami apa itu LEMTARI, bahkan ada yang beranggapan LEMTARI sebagai kompetitor.

"Padahal LEMTARI bukan merupakan kompetitor bagi lembaga adat lainnya, melainkan menjadi pion dari Lembaga adat yang telah ada," tutup Syahruddin.(Raf)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini