DPD API Riau 2023-2028 Resmi Dikukuhkan

Redaksi Redaksi
DPD API Riau 2023-2028 Resmi Dikukuhkan
Pengurus DPD API Provinsi Riau 2023-2028.(Foto: Andi/riaueditor)

PEKANBARU-Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pendeta Indonesia (DPD API) Provinsi Riau masa bhakti 2023-2028) resmi dikukuhkan. Pengukuhan berlangsung di Gedung Dharma Wanita Jalan Diponegoro Pekanbaru, Selasa (26/9/2023).

Sebagai Ketua DPD API Riau yakni Pdt Anton Situmeang, S. Th, M. Pd, Sekretaris Pdt Manser Sagala, M. Th dan Bendahara Pdt Momentos Sinaga, S. Th. Bersama itu turut dilantik dan dikukuhkan Wakil Ketua, Wakil Sekretaris, Wakil Bendahara serta biro-biro organisasi.

Ketua DPD API Riau, Anton Situmeang dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas semua kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya dan jajaran untuk mengemban kepercayaan menjalankan roda organisasi API Provinsi Riau.

Anton Situmeang menyadari bahwa jabatan yang diembannya ini tidaklah ringan, oleh karena itu dirinya meminta motivasi dan dukungan dari seluruh pihak yang ada. "Mari bersama-sama bekerja untuk memajukan dan mengembangkan API ke depan," kata Anton Situmeang.

Anton meminta agar sesama pendeta saling mengoreksi apabila terjadi kesalahfahaman atau perbedaan pendapat. Menurutnya, segala sesuatu bisa diselesaikan dengan baik secara demokratis.

Anton juga akan mengemban menjalankan tugas serta tanggung jawab sesuai AD/ART dan aturan organisasi yang berlaku.

"Sekiranya kepengurusan API periode ini bisa memberikan dampak positif khususnya bagi API provinsi Riau dan keseluruhan.

Sementara, Ketua Umum API yang diwakili Bendahara Umum API, Pdt Ernest N Torrys dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa API bukanlah organisasi yang terpaku pada kegiatan para pendeta saja. Namun API memiliki lingkup besar. Artinya tak hanya pengurus saja, namun ada anggota biasa yang berasal dari luar lingkup pendeta.

Lebih singkatnya, untuk menjadi anggota API, dijelaskan Ernest Torrys tidaklah harus menjadi pengurus. Anggota biasa juga bisa mengikuti kegiatan yang dilakukan oleh pengurus. Selain itu, walaupun tidak lagi menjadi pengurus, yang bersangkutan tetap akan menjadi anggota API.

Demikian pula dengan kegiatan organisasi, Ernest meminta agar API melaksanakan kegiatan-kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat, yakni kegiatan yang diwadahi oleh API.

Ernest Torrys mengingatkan, dalam organisasi API ini ada kata Pendeta yang menjadi beban berat semua pengurus. Sebagai seorang pendeta, para pengurus harus menjaga nama baik serta sikap dan perbuatan di manapun.

Pada tahun-tahun politik seperti saat ini, Bendum API mengingatkan bahwa API tidak boleh menyatakan mendukung salah satu calon presiden serta tidak ikut salah satu partai politik. Namun anggota dan pengurus API dipersilahkan untuk memberikan dukungan, karena itu adalah hak individu untuk berpolitik.

Selain Bendahara Umum API dan Wakil Ketua 1 API, hadir juga dalam kegiatan tersebut beberapa undangan, di antaranya dari kalangan pemuda, Larshen Yunus, Romel Sitorus, para tokoh pendeta serta para penasehat API Riau dan St Romel Sitompul. Hadir pula perwakilan FKUB Frans Sirait.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini