Bupati Harris Sepakat Berantas Pekat

Redaksi Redaksi
Bupati Harris Sepakat Berantas Pekat
zul/riaueditor.com
PELALAWAN, riaueditor.com - Bupati Pelalawan, HM Harris menyatakan dukungannya terhadap program yang dilaksanakan Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Pelalawan. Bahkan, Bupati juga sepakat memberantas penyakit masyarakat (Pekat) yang meresahkan masyarakat.

"Terhadap setiap program-program yang dilaksanakan FPI dan berkomitmen untuk bersama-sama dengan masyarakat membasmi penyakit masyarakat ini yang dinilai sudah sangat meresahkan, saya sangat sepakat," kata Bupati HM Harris.

Hal ini dikatakan Bupati saat melepas pawai 1000 laskar (ummat,red) menyambut Ramadhan 1437 H, Sabtu (4/6/2016) kemaren di halaman Masjid Besar Al Muttaqin Pangkalan Kerinci.
 
"Rasulullah SAW dahulu berjuang hanya disupport dengan 4 Khulafaur Rosyidin dapat membawa umat dari zaman kedholiman kepada zaman yang penuh keberkahan dan ridho Ilahi," ungkap Harris.
 
"Dengan segini banyaknya FPI beserta Ormas-ormas dan Tomas, Insya Allah akan membawa Kabupaten Pelalawan kembali kepada titahnya melayu yang bersendi Syara` dan syara bersendi Kitabullah," ungkap Harris.

Sementara itu, Ketua Dewan Tanfidzi DPW-FPI Pelalawan Habib Syaugi Shahab mengatakan, kehadiran Bupati HM Harris, Ketua DPRD Pelalawan Nasarudin SH,MH serta sejumlah anggota DPRD Pelalawan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap FPI. yang mana FPI akan selalu memberikan masukan terbaiknya kepada Pemda.

Habib Syaugi menegaskan pawai taaruf kali ini mengusung tema "Dengan Persatuan 1000 Ummat Kita Ganyang PKI dan Liberal dengan segala bentuk kemaksiatannya menuju Pelalawan Bersyari`ah.

Kata dia, pawai bersama ini sebagai salah satu barometer kekuatan Islam Kabupaten Pelalawan. "Sejauh mana kita membela agama Allah dan Rosul Nya, Sejauh mana kita peduli dengan agama Islam, sampai sejauh mana umat Islam memahami agamanya memaknai arti persatuan dan perjuangan bagi umat akhir zaman yang penuh dengan fitnah, sampai sejauh mana kita berjuang menjalankan dan menegak kan syariat Islam, sampai sejauh mana kita mempertahankan Pelalawan dari bahaya liberal dan PKI, sampai sejauh mana umat islam pelalawan peduli dan bertindak membersihkan ranah Melayu ini dari bermacam penyakit masyarakat," ungkapnya.

Walaupun peserta pawai belum mencapai 1000 ummat, sambung Habib Syaugi, akan tetapi paling tidak sudah diwakili oleh masing-masing elemen masyarakat Kabupaten Pelalawan.

"Karena yang paling penting bukanlah jumlah tetapi kwalitas ummat Islam yang disegani oleh musuh-musuh Islam," bebernya.

Pawai 1000 ummat juga sebagai bentuk keprihatinan terhadap semakin maraknya praktik berbagai maksiat di Kabupaten Pelalawan. Pawai diawali shalat Ashar berjamaah dilanjutkan pelepasan dan orasi serta tanda tangan penolakan maksiat serta berkonvoi keliling Pangkalan Kerinci bersama ratusan ummat, mulai dari ustadz, habaib, Ulama, tokoh masyarakat, tokoh Ormas, wakil rakyat, parpol, unsur pemuda dan kelaskaran, santri, majlis guru, majlis taklim, mahasiswa, pekerja, komunitas pecinta alam, komunitas motor, LSM dan masyarakat umum. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini